Lambang Perguruan Silat PSHT Dirusak Massa Tak Dikenal di Sragen

Jum'at, 27 Maret 2020 - 17:16 WIB
Lambang Perguruan Silat...
Lambang Perguruan Silat PSHT Dirusak Massa Tak Dikenal di Sragen
A A A
SRAGEN - Aksi anarkhis terjadi di Sragen, Jateng. Sebanyak 2 patung dan 1 tugu lambang perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) diduga di rusak oleh ratusan oknum yang sedang berkonvoi kendaraan bermotor.

Aksi pengrusakan terjadi Jumat (27/3/2020) dinihari tadi. Tiga lambang PSHT yang diketahui rusak yakni 2 titik di wilayah Kecamatan Sukodono dan 1 titik di Kecamatan Sidoharjo. Dari data yang dilaporkan pihak PSHT Cabang Sragen, tiga titik yang dirusak itu dua di antaranya berupa patung yakni di Desa Newung Sukodono dan Jetak Sidoharjo. Satu titik lainnya adalah tugu PSHT di Tisan Sukodono. Dua patung itu dirusak dengan cara dirobohkan sampai putus sedang satu tugu dirusak. (Baca juga: 251 Atlet Bertarung di Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup II Sragen)

"Yang kami terima ada tiga titik yang dirusak. Di Jetak Sidoharjo, di Newung dan Sukodono. Kelihatannya yang disasar di sepanjang jalur Sukodono sampai Sragen Kota," papar Ketua PSHT Cabang Sragen, Jumbadi saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).

Dia menguraikan aksi pengrusakan oleh oknum tak dikenal itu diduga dilakukan sekitar pukul 01.00 WIB dinihari tadi. Dari pantauan di lapangan tadi malam, Jumbadi sempat menerima laporan ada rombongan yang melakukan konvoi di sepanjang titik-titik itu dan kemudian beberapa tugu diketahui rusak pagi harinya.

"Kami tidak tahu siapa pelakunya. Maka dari itu, kami berharap polisi segera mengusut karena ini sudah tindakan pengrusakan terhadap lambang PSHT. Kami percayakan ke polisi dan dari internal, kami sudah berupaya mengantisipasi dan meredam warga agar tidak melakukan gerakan massa. Karena warga (anggota PSHT) banyak yang enggak terima lambang mereka dirusak," tuturnya.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Harno mengaku belum tahu persis detail kejadiannya. Dia berharap agar pihak PSHT segera melapor agar kasus itu bisa cepat ditindaklanjuti. "Kami belum tahu persis, kalau memang demikian silakan buat laporan resmi pasti akan segera ditindaklanjuti," paparnya.

AKP Harno juga mengimbau agar semua pihak utamanya PSHT bisa mengendalikan diri dan menjaga emosi serta tak terpancing untuk melakukan hal-hal tak diinginkan. "Serahkan semua permasalahan biar Polri yang menangani. Penegakan supremasi hukum pasti akan kita lakukan secara prosfesional. Kami tidak akan memihak siapapun. Siapa dia yg bersalah nanti akan kita tindak," tandasnya.
(shf)
Berita Terkait
Provokasi Perusakan...
Provokasi Perusakan Tugu, Warga PSHT Diminta Menahan Diri
Bangun Padepokan, Ribuan...
Bangun Padepokan, Ribuan Warga PSHT Ngumpul di Sragen
Jelang Pengesahan, 3.393...
Jelang Pengesahan, 3.393 Siswa SH Terate Sragen Jalani Tes Pendadaran
Ketua dan Pengurus Ranting...
Ketua dan Pengurus Ranting SH Terate Sragen Resmi Dilantik
Ratusan Warga PSHT Ngrampal...
Ratusan Warga PSHT Ngrampal Gelar Donor Darah Massal
Puluhan Pendekar PSHT...
Puluhan Pendekar PSHT Rayon Krikilan Masaran Salurkan Ribuan Masker
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
2 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
2 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
3 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
4 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved