Pemprov DKI Tegaskan Stok Beras Jakarta Aman hingga 6 Bulan ke Depan
Senin, 16 Maret 2020 - 13:54 WIB
Pemprov DKI Tegaskan Stok Beras Jakarta Aman hingga 6 Bulan ke Depan
A
A
A
JAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyatakan stok beras untuk warga Jakarta dalam kondisi aman hingga enam bulan ke depan. Masyarakat pun diminta untuk tidak perlu panic buying dengan kondisi yang terjadi saat ini terkait penyebaran virus Corona .
"Kebutuhan beras untuk Jakarta kami jamin aman. Warga Jakarta tidak perlu risau tidak perlu panic buying dengan kondisi yang terjadi saat ini dari dampak COVID 19," ungkap Kepala Dinas KPKP Darjamuni di Jakarta, Senin (16/3/20202).
Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta akan terus mengawasi stok dan harga pangan khususnya beras. Berdasarkan pantauan rutin di pasar tradisional dan supermarket beras hingga kini masih tersedia.
Darjamuni menjelaskan, stok beras untuk Jakarta saat ini sebanyak 351.056 ton, stok tersebut milik Pemerintah yang dicadangkan untuk Jakarta. Ratusan ton beras tersebut tersimpan di Gudang Bulog Kanwil Bulog DKI Jakarta dan beras milik BUMD yang tersimpan di gudang PT. Food Station Tjipinang Jaya dan beras milik distributor di Pasar Induk Beras Cipinang.
"Kebutuhan konsumsi beras per bulan bagi warga Jakarta sekitar 56.000 ton. Dengan jumlah itu maka pihaknya dapat menjamin kebutuhan aman beras jakarta hingga September 2020," ujarnya.
Darjamuni memastikan ketersediaan beras Jakarta akan tetap stabil hingga akhir 2020."Sebentar lagi sekitar April 2020 akan terjadi musim panen diberbagai daerah artinya beras masuk ke Jakarta akan bertambah dan ini akan menjamin stok beras Jakarta ke depan," ucapnya.
"Kebutuhan beras untuk Jakarta kami jamin aman. Warga Jakarta tidak perlu risau tidak perlu panic buying dengan kondisi yang terjadi saat ini dari dampak COVID 19," ungkap Kepala Dinas KPKP Darjamuni di Jakarta, Senin (16/3/20202).
Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta akan terus mengawasi stok dan harga pangan khususnya beras. Berdasarkan pantauan rutin di pasar tradisional dan supermarket beras hingga kini masih tersedia.
Darjamuni menjelaskan, stok beras untuk Jakarta saat ini sebanyak 351.056 ton, stok tersebut milik Pemerintah yang dicadangkan untuk Jakarta. Ratusan ton beras tersebut tersimpan di Gudang Bulog Kanwil Bulog DKI Jakarta dan beras milik BUMD yang tersimpan di gudang PT. Food Station Tjipinang Jaya dan beras milik distributor di Pasar Induk Beras Cipinang.
"Kebutuhan konsumsi beras per bulan bagi warga Jakarta sekitar 56.000 ton. Dengan jumlah itu maka pihaknya dapat menjamin kebutuhan aman beras jakarta hingga September 2020," ujarnya.
Darjamuni memastikan ketersediaan beras Jakarta akan tetap stabil hingga akhir 2020."Sebentar lagi sekitar April 2020 akan terjadi musim panen diberbagai daerah artinya beras masuk ke Jakarta akan bertambah dan ini akan menjamin stok beras Jakarta ke depan," ucapnya.
(whb)