49 Warga DKI dalam Pengawasan Virus Corona Masih Dirawat

Jum'at, 06 Maret 2020 - 13:06 WIB
49 Warga DKI dalam Pengawasan...
49 Warga DKI dalam Pengawasan Virus Corona Masih Dirawat
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan hingga kini masih ada sebanyak 127 warga dalam pemantauan virus Corona dan 83 warga masih dalam pengawasan. Sebanyak 49 dari 83 orang pengawasan tersebut masih dirawat.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, total pemantauan Covid-19 itu berjumlah sebanyak 267 orang. Dari angka tersebut, 140 orang di antaranya diperbolehkan pulang dan dinyatakan sehat setelah melalui proses pemantauan.

"Kategori pasien dalam pengawasan sampai saat ini ada 84 orang. Dari jumlah tersebut, Sebanyak 49 orang masih dirawat dan 35 orang lainnya sudah selesai melalui proses perawatan," kata Ani Ruspitawati di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Orang yang diawasi biasanya memiliki gejala sakit yang lebih berat misalnya terjadi peradangan di bagian paru-paru. Sementara bagi orang yang dipantau, mereka hanya mengalami sakit ringan seperti flu dan batuk ringan yang disertai demam. (Baca: Positif, 10 PDP Corona di RSUP Persahabatan Bukan Kasus Closed Contact)

Akan tetapi orang yang dengan memiliki penyakit ini terdapat riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit virus. Sedikitnya butuh waktu memantau sekitar 14 hari atau sampai gejalanya sembuh, atau sampai laboratorium menyatakan hasilnya negatif bagi pasien yang diawasi.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menambahkan, sedari awal wabah virus Corona berkembang, pihaknya telah bergerak kewaspadaan mengenai corona. Saat ini informasinya adalah orang yang sakit, kemudian pernah punya riwayat perjalanan. Dari situlah didata dan ditindaklanjuti sebagai kelompok orang pemantauan dan pengawasan.

Pengawasan dan pemantauan, lanjut Dwi, dilakukan secara langsung kepada pasien. Bahkan bagi yang dipantau, petugas selalu menanyakan kondisi kesehatannya setiap hari sambil memantau perkembangannya."Sementara kalau yang diawasi biasanya memang dirawat inap di rumah sakit rujukan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pengusaha Tempat Hiburan...
Pengusaha Tempat Hiburan Malam Merasa Didiskreditkan Pemprov DKI
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Siapkan GOR untuk Tinggal Tuna Wisma
Pemprov DKI Akan Buka...
Pemprov DKI Akan Buka Tempat Hiburan Kalau Kasus Positif COVID-19 Menurun
Anggota DPR Ini Minta...
Anggota DPR Ini Minta Perbankan Realisasikan CSR untuk UMKM Terdampak Corona
Pemprov DKI Izinkan...
Pemprov DKI Izinkan Warga Keluar Masuk Jakarta, Begini Caranya
Pemprov DKI Diminta...
Pemprov DKI Diminta Berikan Modal untuk Warga Terdampak Corona
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
40 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
58 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved