Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar

Kamis, 06 Februari 2020 - 12:55 WIB
Pembalakan Liar Kayu...
Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar
A A A
SORONG - Kasus illegal loging ternyata masih marak di wilayah Papua dan Papua Barat. Tim Operasi Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Maluku Papua membongkar pembalakan liar di hutan Raja Ampat.

Petugas mengamankan dua pelaku, HN dan S beserta 100 meter kubik kayu jenis merbau (intsia bijuga) atau sering disebut kayu besi berbagai ukuran sebagai barang bukti. Operasi penangkapan ini dilakukan di Perairan Kalwal, Distrik Salawati Barat, Kabupaten Raja Ampat, di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (3/2/2020). ( Baca juga: Polisi Tangkap Kakak Beradik Pelaku Pembalakan Liar)
Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar

"Balai Gakkum Maluku Papua mendapat informasi awal dari masyarakat pada 3 Februari 2020. Selanjutnya Tim Operasi Balai Gakkum Maluku Papua menindaklanjuti dengan penangkapan dan penyitaan," kata Kepala Balai Gakkum Wilayah Maluku Papua, Leonardo Gultom, Kamis (6/2/2020).

Dalam penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan 1 unit kapal dengan nama KM Sumber Harapan III yang merupakan kapal penampung kayu, 3 chain saw, dan sepeda modifikasi sebagai alat dorong kayu.
Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar

"Penyidik Balai Gakkum Wilayah Maluku Papua masih mendalami dan menuntaskan penyidikan kasus itu untuk mencari pihak lain yang terlibat," ujarnya.

Gultom menambahkan, saat ini petugas sudah memindahkan barang bukti kayu olahan berbagai ukuran itu ke Pelabuhan Klalin untuk dihitung, serta dipindahkan ke gudang.
Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar

"Kami akan terus memantau kegiatan pembalakan liar di wilayah Sorong dan Papua Barat pada umumnya dengan upaya pengawasan serta pencegahan dini dari semua pihak," tegasnya. Para pelaku saat ini diamankan di kantor Balai Gakum KLHK Wilayah Papua Maluku, di kota Sorong, Papua Barat.

Terpisah, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Sustyo Iryono menyatakan pentingnya hasil operasi ini untuk menyelamatkan sumber daya alam dan ekosistem. "Operasi ini akan terus dilakukan untuk melindungi masyarakat, ekosistem dan menyelamatkan negara dari kerugian," katanya.
Pembalakan Liar Kayu Merbau di Hutan Raja Ampat Dibongkar

Penyidik PNS Balai Gakkum Maluku Papua akan menjerat HN dan S dengan Pasal 83 Ayat 1 Huruf b Jo, Pasal 12 Huruf e Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 8 tahun dan paling lama 15 tahun, denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar.
(shf)
Berita Terkait
Satgas PKH Ungkap Modus...
Satgas PKH Ungkap Modus Pembalakan Liar di Hutan Sipora Mentawai
4.610 Meter Kubik Kayu...
4.610 Meter Kubik Kayu Illegal Logging Diamankan, Kerugian Negara Rp230 Miliar
KLHK Ungkap Jaringan...
KLHK Ungkap Jaringan Perdagangan Kayu Ilegal Bermodus Dokumen Palsu di Luwu
Tangkap 4 Pelaku Pembalakan...
Tangkap 4 Pelaku Pembalakan Liar di Malang, Polisi Sita 42 Gelondong Kayu Suren
Mobil Polisi Kehutanan...
Mobil Polisi Kehutanan Dibakar Orang Tak Dikenal dekat Area Pembalakan Liar
Gelondongan Kayu di...
Gelondongan Kayu di Banjir Sumatera, Bareskrim Usut Dugaan Illegal Logging
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved