Wali Kota Pekanbaru Jadi Pembicara dalam Peluncuran CRIC

Kamis, 30 Januari 2020 - 18:21 WIB
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Jadi Pembicara dalam Peluncuran CRIC
A A A
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mendapat kesempatan menjadi pembicara pada peluncuran Climate Resilince Inclusive Cities (CRIC). Firdaus menjadi pembicara, Kamis (30/1/2020) di Balai Agung, Jakarta City Hall.

Firdaus memaparkan seputar gambaran umum manajemen kualitas udara tingkat daerah. Ada lima proyek Kota Inklusif Ketahanan Iklim.

Tujuan proyek CRIC ini untuk mengusulkan kerja sama jangka panjang dan unik melalui kerjasama segitiga antara kota-kota dan pusat penelitian di Eropa, Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Proyek ini juga akan berkontribusi untuk pembangunan perkotaan terpadu yang berkelanjutan, pemerintahan yang bagus dan adaptasi iklim atau mitigasi. Proyek ini berjalan dengan kemitraan jangka panjang dan alat-alat seperti rencana aksi lokal yang berkelanjutan, alat-alat peringatan dini, kualitas udara dan pengelolaan limbah yang berkontribusi dengan panel ahli.

Proyek CRIC didukung oleh Uni Eropa melalui Persatuan Kota dan Pemerintah Lokal Asia Pasific atau UCLG ASPAC sebagai mitra pelaksana dalam kemitraan dengan mitra pembangunan international dari Eropa yakni Pilot4Dev, ACR+, Ecolise dan Universitas Paris- Est Mame-la- Vallee demikian juga semua institut pemerintah India atau AIILSG dari Asia Selatan.

Wali Kota Pekanbaru, menjadi satu pembicara dalam aktivitas CRIC. Ia mendorong upaya peningkatan kualitas lingkungan.

Apalagi peningkatan kualitas lingkungan adalah tanggung jawab lintas sektor, organisasi pemerintah dan masyarakat. Semuanya punya peran dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan.

"Kita mengajak semua pihak dalam meningkatkan kualitas," paparnya, Kamis.

Menurutnya, kualitas lingkungan yang baik tentu berdampak positif bagi kesehatan. Maka ia mengajak puskesmas meningkatkan peran dalam upaya promotif dan preventif.

Mereka pun gencar melakukan promosi kesehatan. Hal ini dalam upaya mencegah TBC.

Keluarga juga punya peranan besar mendampingi pasien TBC. Caranya dengan TOS TBC atau Temukan, obati sampai sembuh.
(atk)
Berita Terkait
Meski Terhambat Masalah...
Meski Terhambat Masalah Gaji, Sriwijaya FC Menang 3-2 atas PSPS Pekanbaru
Kisah Putri Kaca Mayang...
Kisah Putri Kaca Mayang dan Asal Usul Pekanbaru
Terpapar COVID-19, ASN...
Terpapar COVID-19, ASN Pemprov Riau Meninggal Dunia
Hakim PN Pekanbaru Tolak...
Hakim PN Pekanbaru Tolak Pembebasan 5 Terdakwa Investasi Bodong Rp84 M
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Prediksi Dua Minggu Lagi Pekanbaru Zona Hijau
PSBB Tidak Diperpanjang,...
PSBB Tidak Diperpanjang, Wali Kota: Bukan Berarti Semua Bebas
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
34 menit yang lalu
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
1 jam yang lalu
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
3 jam yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
3 jam yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved