BPBD Morowali Gelar Rakor Kesiagaan Bencana 2020

Rabu, 15 Januari 2020 - 17:50 WIB
BPBD Morowali Gelar...
BPBD Morowali Gelar Rakor Kesiagaan Bencana 2020
A A A
BUNGKU - Assisten II Bidang Pembangunan Syukri Matorang pimpin rapat koordinasi kesiagaan bencana di Kabupaten Morowali yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Tahun 2020, di Ruang Aula Kantor Dinas Kesehatan Komplek Perkantoran Fonuasingko, Selasa (14/1/2020).

Turut hadir juga dalam acara tersebut Staf Ahli Fauziah Ismail, Kapolres Morowali, AKBP. Bayu Indra Wiguna,Dandim 131 1 Morowali, Letkol. Inf Raden Yoga Raharja, Kepala BPBD Kab Morowali Ismail Rasuna, Kepala OPD dan ASN Pemkab Morowali.

Bupati Morowali dalam sambutannya yang diwakili oleh Assisten II Bidang Pembangunan mengatakan, bahwa pemerintah daerah harus cepat dan siap menindak lanjuti serta mengantisipasi terkait waspada cuaca ekstrim. Jangan sampai penanggulannya tidak maksimal ketika terjadi musibah yang membuat masyarakat menderita karena ketidaksiapan kita menghadapi bencana.

“Terkait antisipasi tersebut, agar seluruh aparatur pemerintah daerah bersama TNI/Polri harus siap siaga dalam menghadapi bencana, serta bisa mengalokasikan anggaran yang cukup sesuai kebutuhan di lapangan nantinya ” Bupati Morowali dalam sambutan tertulisnya.

Ditambahkannya, bahwa Kabupaten Morowali ini rawan bencana salah satunya yang sering terjadi adalah banjir dan longsor, untuk itu melalui rapat hari ini dapat dibentuknya tim agar bisa maksimal dalam pelaksanaannya.

” Kita diharapkan bahu-membahu, kepada semua OPD sedianya bersama-sama mengantisipasi masalah bencana sebelum terjadi yang musibah yang lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguna mengatakan, bahwa bencana alam perlu kita sikapi bersama, serta ke depan perlu di adakan simulasi yang melibatkan semua komponen dengan memberikan peran kepada masing-masing instansi , sehingga nantinya penanganannya akan lebih maksimal.

”Jangan sampai kejadian di Palu yang penanganannya kurang maksimal, sehingga masyarakat melakukan hal hal yang kurang baik, seperti penjarahan. Dalam hal ini, bencana bukan hanya tanggung jawab BPBD saja,tetapi untuk penanggulangan bencana, seharusnya seluruh stakeholder juga ikut terlibat,” ungkapnya.
(atk)
Berita Terkait
Korem 132/Tadulako Hadir...
Korem 132/Tadulako Hadir di Kabupaten Morowali
Pemerintah Kabupaten...
Pemerintah Kabupaten Morowali Terima Penghargaan dari BPS RI
Gempa Dangkal Magnitudo...
Gempa Dangkal Magnitudo 4,8 Guncang Morowali
DPRD Morowali Setujui...
DPRD Morowali Setujui Perubahan Propemperda Tahun 2019
Ketua DPRD Kabupaten...
Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara: Kondisi Sudah Kondusif, Aman dan Terkendali
Investasikan Rp20 Triliun,...
Investasikan Rp20 Triliun, KESM Bersama SPSI Bangun Pelabuhan di Morowali
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved