ABG Terkapar di Taman Kota usai Dianiaya dan Diperkosa Teman Lelakinya

Senin, 06 Januari 2020 - 17:29 WIB
ABG Terkapar di Taman...
ABG Terkapar di Taman Kota usai Dianiaya dan Diperkosa Teman Lelakinya
A A A
PANGKALAN BUN - Bunga (16) (bukan nama asli) warga Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditemukan tergeletak lemas dengan mulut mengeluarkan darah di Taman Kota Pangkalan Bun tepatnya di sekitar Bundaran Pancasila pada Senin (6/1/2020) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Yang pertama kali menemukan gadis belia yang mengenakan baju rok pajang berwarna coklat muda ini adalah warga yang sedang berolahaga di sekitar taman kota.

“Jadi ada warga yang berolahraga melihat sesosok wanita muda tergolek lemah di sekitar taman kota sambil minta tolong. Korban tergeletak di dekat air mancur taman kota dengan mulut berdarah," jelas Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditya Dhani kepada MNC Media, Senin sore. (Baca: ABG Digilir Dua Pemuda di Lapangan Bola)

Setelah itu kemudian korban langsung dibawa petugas menuju RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum dan perawatan lanjutan. “Jadi menurut pengakuan korban, dia menjadi korban perkosaaan dan penganiayaan oleh dua teman prianya,” timpalnya.

Kapolsek melanjutkan, atas informasi awal dari korban terkait identitas kedua pelaku, selanjutnya anggota Polsek Arsel mencari para pelaku dan berhasil menangkap dua terduga pelaku yang juga berusia di bawah 17 tahun. Inisial A dan B.

Kapolsek menjelaskan, hasil pemeriksaan awal dari kedua pelaku, satu pelaku hanya ikut menganiaya dan satu pelaku lagi selain menganiaya korban juga melakukan pemerkosaan. Peristiwa itu terjadi pada Senin dini hari menjelang subuh dan korban langsung ditinggalkan begitu saja di taman kota.

"Karena para pelaku masih di bawah umur, penanganan kasusnya dibagi dua. Khusus terduga pelaku penganiayaan ditangani di Polsek Arsel dan pelaku penganiayaan dan pemerkosaaan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kobar. Karena saksi korban ini masih dalam lemah, sehingga masih belum bisa kita mintai keterangan lebih lanjut untuk menguak motif para pelaku,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Hakim Agung Amran Suadi...
Hakim Agung Amran Suadi Minta Pelaku Pemerkosaan Dihukum Kebiri
Keluarga Korban Kecewa...
Keluarga Korban Kecewa dan Marah Herry Wirawan hanya Divonis Penjara Seumur Hidup
Pelaku Pencabulan Anak...
Pelaku Pencabulan Anak Bebas Berkeliaran, Keluarga Korban Desak Polisi Lakukan Penangkapan
Rentan Jadi Korban Kekerasan...
Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual, Lindungi Anak dari Predator
LPSK Persoalkan Restitusi...
LPSK Persoalkan Restitusi Korban Pemerkosaan Herry Wirawan Ditanggung Negara
Fotografer di Batam...
Fotografer di Batam Gasak Gadis-gadis Belia, Bermodal Kamera Tiduri 10 Anak, 2 Hamil
Berita Terkini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
10 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
11 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
45 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved