48 Warga Asahan Sumut Keracunan Makanan Syukuran

Minggu, 08 Desember 2019 - 17:14 WIB
48 Warga Asahan Sumut...
48 Warga Asahan Sumut Keracunan Makanan Syukuran
A A A
KABUPATEN ASAHAN - Sebanyak 48 warga Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), keracunan makanan setelah menyantap menu bancaan (nasi syukuran) milik salah seorang warga.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan, petugas BPBD melakukan tindakan dengan mengevakuasi para korban ke puskesmas dan rumah sakit terdekat.

"Pada Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 19.00 WIB warga Dusun 3, 4, 5 Desa Lubuk Palas dan beberapa warga Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman menyantap bancaan yang mereka terima dari Pairun yang mengadakan syukuran atas kelahiran putranya," ujar Khaidir Sinaga kepada wartawan, Minggu (8/12/2019).

Menurutnya, gejala keracunan yang diduga dari makanan bancaan mulai dirasakan warga pukul 23.00 WIB. "Karena larut malam, banyak warga yang menahan efek keracunan dan menyangka sakit perut dan pusing biasa," ungkapnya.

Keesokan harinya, warga yang masih merasa mules dan pusing berobat ke tenaga medis yang ada di sekitar Desa. Namun hingga Sabtu (7/12/2019) pukul 18.00 WIB, warga yang keracunan melaporkan ke Kades Lubuk Palas dan Kades meneruskan laporan ke Camat Silau Laut sembari mendata dan mengevakuasi warga menuju puskesmas terdekat dan RSUD HAMS Kisaran.

Dari 48 warga yang keracunan tersebut, masing-masing dirawat di Puskesmas Lubuk Palas 3 orang, Puskesmas Binjai Serbangan 24 orang, dan RSUD HAMS Kisaran 21 orang. "Sebagian korban sudah ada yang pulang ke rumah masing-masing," tuturnya.

Khaidir Sinaga menambahkan, warga yang keracunan sebagian masih dalam observasi dan perawatan intensif di lokasi yang bebeda. "Masih dilakukan penyelidikan dan olah TKP (tempat kejadian perkara) oleh Polsek Air Joman," ujarnya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi jarak lokasi kejadian yang cukup jauh, keawaman masyarakat akan gejala keracunan dan kekhawatiran masyarakat untuk berobat. "Mengidentifikasi warga yang terdampak keracunan makanan yang belum dievakuasi," tambahnya.
(zil)
Berita Terkait
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
Sragen Gempar! Usai...
Sragen Gempar! Usai Syukuran, Ratusan Orang dari 2 Desa Keracunan Massal
84 Warga Sukabumi Diduga...
84 Warga Sukabumi Diduga Keracunan Makanan usai Hadiri Resepsi Pernikahan, 2 Masih Dirawat
Jumlah Korban Keracunan...
Jumlah Korban Keracunan Sate Jebred di Garut Bertambah Jadi 53 Orang
Keracunan Makanan, 1...
Keracunan Makanan, 1 Pegawai Rumah Makan Siap Saji Tewas dan 2 Lainnya Kritis
Tanggamus Gempar, Ratusan...
Tanggamus Gempar, Ratusan Warga Keracunan Usai Santap Makanan di Ruman Calon Kepala Pekon
Berita Terkini
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
23 menit yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
9 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved