Alasan WNA China lakukan Penipuan di Indonesia

Selasa, 26 November 2019 - 20:45 WIB
Alasan WNA China lakukan...
Alasan WNA China lakukan Penipuan di Indonesia
A A A
JAKARTA - Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan mengatakan, alasan WNA China melakukan aksi penipuannya di Indonesia dengan sambungan telepon. Menurut dia, para pelaku itu untuk menghindari kejaran kepolisian China di negera asalnya itu.

"Sebenarnya ini (kasus) tak di Indonesia saja, ada juga yang di Malaysia, Kaboja, dan beberapa negara lainnya. Jadi mereka ini menghindari proses penegakan hukum yang dilakukan di negara China," ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/11/2019).

Menurutnya, setiap pelaku kejahatan, sudah menjadi hal wajar untuk lari ke tempat lain agar tak ditangkap polisi manakala aksi kejahatannya itu mulai tercium. Dengan begitu, kepolisian setempat pun tak bisa melakukan pencarian dan kesulitan memproses hukum pelaku.

"Makanya, kita memberikan bantuan pada kepolisian China untuk melakukan penangkapan meski proses penyelidikannya cukup berat karena harus menggunakan teknologi IT dan kita sudah memiliki teknologi itu," tuturnya.

Adapun para pelaku ini, kata dia, berpura-pura menjadi jaksa atau polisi lalu menghubungi korbannya yang ada di China. Para pelaku itu, memiliki jaringan di China, yang mana sebagai penarik uang hasil penipuan dan pencari data korbannya.

"Pelaku sudah punya data korbannya, targetnya yang sedang berurusan dengan kepolisian, dengan perpajakan, dan semacamnya. Jadi jaringan di China itu mensupport data orang-orang yang jadi target ini," teranganya.

Para pelaku yang ada di Indonesia, paparnya, lantas menghubungi korban dengan sambungan telepon untuk mempengaruhi dan meyakinkan korban kalau mereka bakal membantu permasalahan yang dihadapi korbannya itu. Namun, korban diminta mentransfer uang dahulu ke sebuah rekening yang diberitahukan pelaku.

"Jadi, setiap kelompok itu sudah ada yang mengkoordinir, di China siapa dan di Indonesia siapa itu sudah ada. Jadi yang di China pun sudah di proses hukum (dilakukan pengungkapan kasusnya)," katanya.

Adapun polisi tengah berkoordinasi dengan kepolisian China dan pihak Imigrasi tentang kepulangan mereka ke negara asalnya itu. Sebab, para pelaku itu kemungkinan besar bakal di proses hukum di China mengingat para korbannya semuanya masyarakat yang ada di China.
(mhd)
Berita Terkait
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Pelaku Penipuan yang...
Pelaku Penipuan yang Beraksi di Natuna Ditangkap di Batam
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
29 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
47 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
55 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved