Polri Duga Kerusuhan di Papua Sengaja Diciptakan

Selasa, 24 September 2019 - 00:22 WIB
Polri Duga Kerusuhan...
Polri Duga Kerusuhan di Papua Sengaja Diciptakan
A A A
JAKARTA - Polri menduga kericuhan di Wamena Jayawijaya dan Jayapura Papua yang terjadi hari ini sengaja diciptakan oleh oknum. Situasi di Bumi Cenderawasih yang saat ini aman dan tertib pasca insiden ucapan rasial di Surabaya, dibuat kembali memanas dan terkait dengan Sidang Umum PBB ke-74 di New York, Amerika Serikat, yang sedang berlangsung.

"Untuk kejadian Papua, kita harus melihatnya secara luas. Bahwa sedang ada Sidang Umum PBB di New York tanggal 23 sampai 27 September ini," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

Dedi menuturkan, kelompok yang selama membuat onar dengan menjual isu kemerdekaan di Papua, ingin mencuri perhatian para peserta Sidang Umum PBB. Mereka hendak memanfaatkan momentum tersebut.

"Kaitannya dengan situasi terkini di Papua, diduga kelompok-kelompok yang mendalangi kerusuhan di Papua memanfaatkan momen untuk mencari perhatian karena sedang ada Sidang Umum PBB," terang Dedi.

Untuk diketahui, rangkaian Sidang Majelis Umum ke-74 PBB (United Nations General Assembly-UNGA) sebenarnya sudah dimulai pada 17 September 2019. Senin 23 September 2019 adalah hari pertama High Level Week dimana pemimpin berbagai negara berkumpul di Markas PBB di New York.

Para pemimpin negara akan menyampaikan pernyataan masing-masing dalam General Debate yang dimulai pada Selasa 24 September 2019. Pernyataan tiap pemimpin negara disampaikan bergantian hingga Jumat 27 September 2019.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, dalang kerusuhan di Papua dan Papua Barat beberapa pekan lalu, Benny Wenda, mengikuti sidang tersebut. Benny yang selalu mengklaim dirinya mewakili rakyat Papua, membawa agenda referendum.

"Desain ini tidak luput dari peran BW. Tokoh KNPB (Komite Nasional Papua Barat)" ucap Dedi sebelumnya.

Untuk diketahui, Benny Wenda sendiri merupakan orang asli Papua yang saat ini menjadi warga negara Swiss. Sepak terjang Benny Wenda sempat disorot Ketua DPRD Jayapura Abisai Rollo.

"Beliau mungkin sekarang, dari media dikatakan beliau WN Swiss sehingga beliau tidak punya hak untuk mengatur NKRI dan tidak punya hak untuk mengatur tanah Papua karena tanah Papua bagian dari NKRI," ujar Abisai di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Selasa 10 September 2019.
(mhd)
Berita Terkait
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Pemerintahan ULMWP di...
Pemerintahan ULMWP di Bumi Papua Upaya Makar
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
Jengkel Upah Kerja Terlambat,...
Jengkel Upah Kerja Terlambat, Pemuda Ini Rusak Tugu Ikon Wisata Raja Ampat
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Tradisi Bakar Batu Warga...
Tradisi Bakar Batu Warga Muslim Wamena Papua di Bulan Ramadhan
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
34 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved