Pemilik Hak Ulayat Sebut Mighty Earth Tak Pernah Datang ke Papua

Selasa, 10 September 2019 - 02:15 WIB
Pemilik Hak Ulayat Sebut...
Pemilik Hak Ulayat Sebut Mighty Earth Tak Pernah Datang ke Papua
A A A
JAKARTA - Masyarakat adat pemilik ulayat di Kabupaten Boven Digul, Papua membantah tudingan LSM asing Mighty Earth yang menyebutkan bahwa Korindo Grup melakukan deforestasi dalam membuka lahan sawitnya di Papua.

Pemilik hak ulayat di Distrik Subur, Boven Digul, Yustinus Gambenop mengungkapkan jika dia dan masyarakat desanya belum pernah melihat LSM asing tersebut datang ke tempatnya. "Belum pernah ketemu mereka sekalipun. Kita mempertanyakan tudingan itu," tegas Yustinus di tengah paparan Korindo atas tudingan Mighty Earth di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Yustinus dan masyarakat desanya justru merasakan dampak sosial dan ekonomi pasca hadirnya Korindo Grup di wilayahnya. Mulai dari pembangunan sarana umum berupa akses jalan, klinik kesehatan, sekolah, rumah ibadah hingga pemberdayaan masyarakat melalui rekrutmen masyarakat setempat menjadi karyawan.

Menurut Yustinus, sekarang ini sudah era modern, jadi masyarakat desanya tidak bisa lagi pegang busur untuk mencari makan.

Pada saat yang sama, Manajer Suistanable Korindo, Luwy Lewunufna juga menepis tudingan deforestasi yang dialamatkan pada Korindo. "Jika tudingan deforestasi adalah menghilangkan fungsi hutan dengan menkonversikannya menjadi perkebunan kelapa sawit, Korindo sudah menempuh semua jalur dari tingkat pemerintah pusat dan daerah yang diwajibkan dalam upaya konversi lahan ini," terangnya.

"Jadi apakah mengonversi hutan yang sudah direstui negara adalah sebuah kejahatan?" sambungnya dengan nada tanya.

Luwy Lewunufna juga mengamini ucapan Yustinus mengenai Mighty Earth yang belum bertemu dengan masyarakat adat pemegang hak ulayat di Papua. "Selama tiga tahun sejak mereka mengembuskan isu ini, belum pernah ada yang bertemu masyarakat adat dan pihak Korindo," tandasnya.

Korindo sendiri, kata Luwy, terbuka dengan masukan dari semua pihak, sepanjang masukan tersebut bagian dari upaya mensejahterakan rakyat Papua.

Sebelumnya, Mighty Earth telah mempublikasikan sejumlah temuannya mengenai isu deforestasi hutan Papua yang dikonversikan menjadi perkebunan sawit yang dilakukan Korindo Grup.
(nag)
Berita Terkait
Cek Aktivitas Warga...
Cek Aktivitas Warga di Malam Hari, Kapolda Papua Patroli dengan Berjalan Kaki
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
Kasus Rasial di Amerika...
Kasus Rasial di Amerika Jangan Dibawa ke Tanah Papua
Lulusan Terbaik SMA...
Lulusan Terbaik SMA di Amerika, Remaja dari Biak Ini Motivasi Anak Papua
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
15 Pasien Corona di...
15 Pasien Corona di Papua Sembuh
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
4 jam yang lalu
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved