Kisah Situs Warungboto, Tempat Pemandian Putri Sri Sultan Hamengku Buwono II

Sabtu, 07 September 2019 - 05:00 WIB
Kisah Situs Warungboto,...
Kisah Situs Warungboto, Tempat Pemandian Putri Sri Sultan Hamengku Buwono II
A A A
YOGYAKARTA - Keraton Yogyakarta menjadi salah satu Keraton di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan. Namun tidak banyak yang mengerti mengenai pesanggrahan atau tempat singgah yang dibangun di luar istana.

Seperti halnya Pesanggrahan Rejowinangun yang kini bernama situs Warungboto. Sebuah bangunan kuno terbuka terpampang di sisi utara perempatan Warungboto Kota Yogyakarta atau di Jalan Veteran.
Kisah Situs Warungboto, Tempat Pemandian Putri Sri Sultan Hamengku Buwono II

Bangunan yang kini di bawah kendali Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) ini menjadi bangunan yang terus dilestarikan.

Upaya pemutaran dsn perbaikan dilakukan pasca gempa bumi 2006 silam. Namun banyak orang yang tidak memahami sejarah bangunan di Warungboto yang lumayan jauh dari kompleks Keraton Yogyakarta.

Situs warungboto merupakan situs bersejarah. Bangunan dengan beberapa ruang yang terbuka ini dibangun di masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) I dan dilanjutkan masa Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) II.

Praktis Keraton Yogyakarta belum terlalu lama berdiri setelah kerajaan Mataram dipecah menjadi dua melalui perjanjian Gianti di Salatiga menjadi Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Pakubuwono Surakarta.

Sebagai seorang Raja tentu saja Sri Sultan seringkali melakukan perjalanan. Untuk melepas penat maka pesanggrahan atau taman pun dibuat.

Tercatat pesanggrahan yang dibuat adalah Rejowinanguan, Ambarketawang, dan Krapyak.
Menurut pengelola kampung wisata Warungboto, Purnomo, di dalam situs tersebut dulunya berisi ruangan dan di tengahnya ada kolam dengan sumber air yang jernih.

Layaknya taman kerajaan, anak anak Sultan seringkali mandi di taman tersebut. "Dulu menurut cerita ada sebuah ruangan besar menghadap ke timur dan di depannya ada kolam dengan sumber air. Kemudian sisi timur adalah ada ruangan kecil baru pintu keluar," terangnya kepada SINDOnews.

Sebelum dipugar situs ini kelihatan gelap dan menjadikan kita merinding. Sebuah bangunan tua dengan lokasi yang gelap menjadikan aura berbeda dengan lokasi lokasi lain.

Beberapa bangunan bangunan tua dengan batu bata merah hancur terkena gempa. Belum lagi setiap situs milik Keraton Yogyakarta dipercaya ada makhluk gaib yang menunggu. "Kalau malam kami takut ke sini," ucap Wiwid salah satu wisatawan yang sudah lama hanya melihat dari jalan situs tersebut.

Setelah dipugar diapun mengaku berani berkunjung. Itu saja harus bersama banyak teman. "Kalau sepi tegap merinding mas," ulasnya.

Setelah dilakukan pemugaran dan pembangunan, bangunan tersebut terlihat menjadi menawan. Namun demikian suasana malam hari juga meenbutihkan adrenalin tersendiri.

Nama pesanggrahan Rejowinangun pun semakin lama semakin hilang dan berganti menjadi situs warungboto. Setiap hari mulai banyak wisatawan yang berkunjung.

Situs Warungboto mulai dikenal kalangan milenial saat digunakan untuk foto pre wedding putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu.

Banyak anak-anak muda yang datang hanya untuk berfoto bersama. Praktis tidak ada pertanyaan mengenai sejarah situs yang merupakan pesanggrahan Rejowinangun tersebut.
(shf)
Berita Terkait
Senjata Pemusnah Massal...
Senjata Pemusnah Massal yang Menginspirasi Persaingan Misi Antariksa
Prasasti Gondang, Situs...
Prasasti Gondang, Situs Peninggalan Kerajaan Singosari yang Usang
Gua Napalicin, Legenda...
Gua Napalicin, Legenda Si Pahit Lidah yang Kesal dan Bergumam
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Rakyat Jambi terhadap Penjajah Belanda
Kisah Kampung Adat Seribu...
Kisah Kampung Adat Seribu Gonjong, Pernah Ditinggali Syafruddin Prawiranegara
Kisah Pohon Cengkeh...
Kisah Pohon Cengkeh Tertua di Dunia yang Selamat dari Pemusnahan Belanda
Berita Terkini
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
15 menit yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
21 menit yang lalu
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
1 jam yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
1 jam yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved