Keluhkan Asap, Pengendara di Kota Pekanbaru Gusar

Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:37 WIB
Keluhkan Asap, Pengendara...
Keluhkan Asap, Pengendara di Kota Pekanbaru Gusar
A A A
PEKANBARU - Kota Pekanbaru masih terdampak kabut asap. Hingga saat ini titik api kebakaran hutan di Riau masih belum teratasi. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Selasa (13/8/2019) pagi masih ada ada 167 titik panas atau hotspot di Riau.

Ke-167 hostpot yang terdapat di Riau tersebut berada dilevel confidence diatas 50 persen. Lokasinya tersebar di beberapa daerah di antaranya Bengkalis 15, Kepulauan Meranti 8, Kampar 3, Dumai 4, Pelalawan 21, Rokan Hilir 61, Rokan Hulu 1, Siak 14, Indragiri Hilir 27 dan Indragiri Hulu 13.

Kondisi itu membuat Kota Pekanbaru masih diselimuti kabut asap. Meski demikian pantauan pada papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman menunjukkan kualitas udara di Kota Pekanbaru berada di level sedang.

Melihat kondisi ini masyarakat Kota Pekanbaru sangat berharap agar persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah di Riau dan menyebabkan kabut asap hingga ke Kota Pekanbaru segera bisa diatasi. Mengingat saat ini sudah banyak yang tekena ISPA akibat dampak kabut asap yang melanda Pekanbaru belakangan ini.

"Kita berharap persoalan kabut asap ini segera bisa diatasi, jangan sampai peristiwa kabut asap parah pada tahun 2015 silam terulang kembali. Karena kasihan akan banyak warga yang akan jadi korban, yang pertama itu anak-anak sekolah. Jika kondisi kabut asap makin parah otomatis sekolah akan diliburkan," ujar Indra salah seoarang Warga Jalan Air Dingin, Marpoyan Damai, Selasa (13/8/2019).

Tidak hanya itu, Indra yang sehari-hari beraktivitas sebagai ojek online ini mengaku sudah merasakan langsung dampak kabut asap, di antaranya mata perih dan sesak dan tenggorokan yang kering.

"Jangankan anak-anak, kita aja yang orang dewasa sangat merasakan dampak kabut asap ini. Yang paling terasa itu mata sangat perih apa lagi kalau keluar pagi-pagi sekali. Makanya kita berharap sekali lagi kepada pemerintah dan semua intansi terkait bisa saling berkoordiansi, bekerja maksimal untuk mengatasi persoalan kabut asap di Riau," harap Indra. (Kominfo9/RD3)
(alf)
Berita Terkait
Meski Terhambat Masalah...
Meski Terhambat Masalah Gaji, Sriwijaya FC Menang 3-2 atas PSPS Pekanbaru
Kisah Putri Kaca Mayang...
Kisah Putri Kaca Mayang dan Asal Usul Pekanbaru
Terpapar COVID-19, ASN...
Terpapar COVID-19, ASN Pemprov Riau Meninggal Dunia
Hakim PN Pekanbaru Tolak...
Hakim PN Pekanbaru Tolak Pembebasan 5 Terdakwa Investasi Bodong Rp84 M
Wali Kota Pekanbaru...
Wali Kota Pekanbaru Prediksi Dua Minggu Lagi Pekanbaru Zona Hijau
PSBB Tidak Diperpanjang,...
PSBB Tidak Diperpanjang, Wali Kota: Bukan Berarti Semua Bebas
Berita Terkini
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
1 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
1 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
2 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
2 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
2 jam yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved