BPTJ: Perluasan Ganjil Genap untuk Atasi Macet dan Polusi di Jakarta

Rabu, 07 Agustus 2019 - 08:18 WIB
BPTJ: Perluasan Ganjil...
BPTJ: Perluasan Ganjil Genap untuk Atasi Macet dan Polusi di Jakarta
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meminta dukungan masyarakat terkait rencana perluasan ganjil genap yang tengah dikaji oleh Pemprov DKI Jakarta. Perluasan ganjil genap merupakan salah satu langkah mengurangi kemacetan dan polusi udara di Ibu Kota.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bambang Prihartono mengatakan, kebijakan lain seperti ERP (Electronic Road Pricing) yang juga ditujukan untuk membatasi penggunaan kendaraan bermotor guna mengurai kemacetan ternyata membutuhkan proses yang tidak sebentar. Padahal, persoalan kemacetan dan polusi udara merupakan masalah yang harus ditangani saat ini.

“Apa nih yang bisa kita lakukan segera dan apa yang bisa kita lakukan saat ini? dan menurut saya ganjil genap adalah solusinya,” kata Bambang kepada wartawan Rabu (7/8/2019).

Bambang menilai selama ini masyarakat sudah nyaman dengan penggunaan kendaraan pribadi. Tanpa disadari kenyamanan yang didapatkan ternyata turut berkontribusi pada kemacetan dan polusi udara.

Salah satu upaya untuk bisa mengurai kemacetan adalah dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi dan mulai beralih menggunakan angkutan umum massal. Bambang juga kembali menyampaikan bahwa penerapan aturan ganjil genap ditujukan supaya masyarakat beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan umum massal.

“Jadi kebijakan ganjil genap yang kita implementasikan tidak kita tujukan supaya masyarakat menggunakan jalur alternatif,” ujarnya. Selain itu, lanjut Bambang, baik pemerintah pusat maupun daerah terus berusaha untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan umum massal.

Bambang mencontohkan layanan Transjakarta yang pelayanannya terus meningkat. Bahkan saat ini Pemprov DKI memiliki layanan Jak Lingko. Dia menuturkan, jika sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat, BPTJ juga menghadirkan layanan Transjabodetabek, JR (Jabodetabek Ressidence) dan JA (Jabodetabek Airport) Connexion.

"Layanan ini diharapkan mampu membuat masyarakat khususnya para pelaju dari luar Jakarta mau beralih menggunakan transportasi umum massal. Layanan-layanan ini dihadirkan untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat dalam mengakses angkutan umum massal dari tempat tinggal mereka," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Rencana Ganjil Genap...
Rencana Ganjil Genap 24 Jam, Pj Gubernur DKI akan Bertemu Kepala Daerah Bodetabek
Dukung Penerapan Ganjil...
Dukung Penerapan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Jadwal Layanan Mulai 6 Juni
Mengenang Kebijakan...
Mengenang Kebijakan 3 in 1 Sebelum Diganti Ganjil Genap di Jakarta
Jalur Ganjil-Genap di...
Jalur Ganjil-Genap di DKI Jakarta Diperluas, Ini 25 Titiknya
Polusi Udara Memburuk,...
Polusi Udara Memburuk, India Larang Penggunaan Kendaraan Pribadi
Catat! 25 Ruas Jalan...
Catat! 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Diberlakukan Tilang Mulai Hari Ini
Berita Terkini
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
4 menit yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
19 menit yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
32 menit yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved