Menkes Resmikan Industri Bioteknologi Mikroalga Pertama di Indonesia

Kamis, 25 Juli 2019 - 14:45 WIB
Menkes Resmikan Industri...
Menkes Resmikan Industri Bioteknologi Mikroalga Pertama di Indonesia
A A A
KENDAL - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek meresmikan industri bioteknologi berbasis mikroalga pertama di Indonesia, di Kaliwungu, Kendal, Jateng, Kamis (25/7/2019)

Menkes mengaku bangga dan mengapresiasi atas selesainya pembangunan fasilitas industri bioteknologi ini.

Sebab telah berkontribusi dalam upaya pemerintah mewujudkan kemandirian bahan baku sediaan farmasi.

PT Evergen Resources (PT ER) ini merupakan perusahaan berbasis bioteknologi yang mengembangkan budidaya mikroalga dengan produk pertamanya adalah bahan aktif antioksidan astaxanthin.

Produk ini akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor ke berbagai negara.

Dalam sambutannya, Menkes menegaskan bahwa investasi industri farmasi terus meningkat dari tahun ke tahun. "Industri farmasi di Indonesia terus berkembang dan menjadi bidang usaha yang menarik," tegas Nila.

Dia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir ini, terdapat beberapa industri farmasi luar negeri, seperti Belanda, Jerman, Korea Selatan, dan India yang bermitra dengan industri farmasi nasional untuk memproduksi bahan baku maupun produk obat.

“Melalui kemitraan (joint-venture) diharapkan dapat terjadi transfer teknologi dan mengurangi ketergantungan impor,” harapnya.

Pihaknya percaya perusahaan ini dapat memenuhi kebutuhan bahan baku natural astaxanthin bagi industri farmasi, industri kosmetika, dan industri makanan yang saat ini kebutuhan astaxanthin masih dipenuhi melalui impor dari Jepang, China, dan India.

Menkes juga berharap dapat terus berinovasi untuk menghasilkan bahan baku lain yang dapat digunakan untuk produk kesehatan dengan tetap memperhatikan pemenuhan standar mutu.

“Selain itu harus didorong untuk berkiprah di pasar di pasar global untuk melakukan ekspor ke manca negara,” ujarnya.

Founder & CEO PT Evergen Resources, Siswanto Harjanto menjelaskan, pihaknya adalah perusahaan inovatif sesuai namanya, evergen yang merupakan singkatan dari forever generate (terus menghasilkan).

“Oleh karena itu, haematococcus pluvialis (penghasil astaxanthin) bukanlah satu-satunya jenis mikroalga yang akan dikembangkan. Namun akan ada berbagai jenis mikroalga lain yang akan dikembangkan di masa mendatang,” jelas Siswanto.

Menurutnya, banyak tantangan yang dihadapi pada setiap tahap pembudidayaan mikroalga ini, mulai dari skala laboratorium, skala percobaan yang lebih besar (scale up), sampai pada skala komersial.

“Anak-anak muda lulusan universitas di Indonesia yang ada di perusahaan ini berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan yaitu Indonesia memiliki industri bioteknologi berbasis mikroalga yang menghasilkan produk produk inovatif dan kompetitif yang dapat dibanggakan sebagai produk karya anak bangsa dan diakui di dunia internasional,” jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
Cabup Ali Nurudin Berkomitmen...
Cabup Ali Nurudin Berkomitmen Permudah Birokrasi dan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kendal
DPRD Kendal Minta Ruang...
DPRD Kendal Minta Ruang Terbuka Hijau Diterapkan Protokol Kesehatan
Tangkal COVID, Satgas...
Tangkal COVID, Satgas TMMD Ajari Anak-Anak Pakai Masker
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Komisi D Minta Angggaran...
Komisi D Minta Angggaran Kesehatan 63.000 Warga Kendal Dipenuhi
DPRD Kendal Dukung Pemkab...
DPRD Kendal Dukung Pemkab Fasilitasi Pemberangkatan Jamaah Haji sesuai Prokes
Berita Terkini
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
4 menit yang lalu
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
6 jam yang lalu
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
7 jam yang lalu
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
7 jam yang lalu
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
9 jam yang lalu
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved