Ikut Acara Pemkot Jaksel, Puluhan Siswa Keracunan Lemper

Rabu, 17 Juli 2019 - 23:11 WIB
Ikut Acara Pemkot Jaksel,...
Ikut Acara Pemkot Jaksel, Puluhan Siswa Keracunan Lemper
A A A
JAKARTA - Sekitar 40 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan ringan berupa lemper dan terpaksa dilarikan ke sejumlah rumah sakit yang ada di Jakarta Selatan. Keracunan itu terjadi pasca-mengikuti kegiatan Dongeng yang digelar Sudin Perpustakaan dan Kearsipan, Jakarta Selatan di RPTRA Tunas Muda, Kebayoran Baru pada Senin 15 Juli 2019.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Wahyu Sosiawan mengatakan, selain anak-anak, orang dewasa yang turut mendampingi si anak saat mengikuti kegiatan Dongeng itu pun diduga mengalami keracunan. Mereka keracunan setelah memakan makanan ringan yang disediakan panitia penyelenggara, salah satunya lemper.

"Iya ada 40-an orang (yang keracunan) infonya karena makan lemper, ini yang kena ada anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak anaknya juga, kan yang pesertanya SD 09 Kebayoran Baru. Makanya kita sedang cek ini," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (17/7/2019).

Mereka, paparnya, mengalami sakit perut usai memakan makanan ringan yang disediakan panita. Mereka lantas dibawa ke sejumlah rumah sakit, seperti RS Muhammadiyah, RS Gandaria City dan RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, hanya saja rata-rata sudah pulang ke rumah masing-masing.

"Jadi tinggal satu dua anak saja yang masih di rumah sakit. Tak ada korban, jadi mengeluh sakit perut saja, sudah ditangani (lempernya diperiksa) Sudin Kesehatan di laboratoriumnya," tuturnya.

Saat ini, bebernya, polisi tengah menyelidiki kasus tersebut dan mencari tahu dari mana asal makanan itu serta pembuatnya. Polisi juga bakal memeriksa saksi-saksi termasuk pihak panitia yang menyelenggarakan kegiatan itu.

Sementara itu, salah satu orangtua korban, Iin (32) menerangkan, anaknya, MMK (2) terpaksa dilarikan ke RS Muhammadiyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa, 16 Juli kemarin karena mengalami keracunan usai memakan lemper dari snak yang diberikan saat kegiatan itu.

"Jadi anak kedua saya dan adik saya yang mendampingi muntah-muntah sampai BAB hingga lemas. Masuk ke RS juga baru kemarin oleh ibu saya," paparnya.

Saat kejadian, ungkapnya, dia tengah bekerja sehingga adiknya yang menemani anak pertamanya mengikuti kegiatan itu. Snack milik anak pertamanya itu tak dimakan sehingga dibawa pulang, sampai di rumah snack itu di makan anak keduanya yang masih berumur dua tahun.

Tak lama, anak keduanya mengalami muntah-muntah seperti yang dialami adiknya. Ibunya pun membawa anak keduanya dan adiknya ke rumah sakit guna diberikan pengobatan, dia pun baru tahu anaknya keracunan setelah diberitahu ibundanya.

"Ibu saya telpon sambil nangis-nangis bilang ini anak kamu keracunan. Barulah saya lihat di grup (pesan singkat wali murid anak) memang banyak yang muntah berak seperti itu, barulah ngeh," jelasnya.

Bahkan, sejumlah wali murid dan anaknya pun turut pula dibawa ke rumah sakit karena mengalami hal serupa. Di RS tempat anaknya dirawat pun ada beberapa orang diberikan pertolongan karena keracunan, hanya saja sudah dibolehkan pulang dan rata-rata anak yang keracunan masih berada di bangku kelas 1 SD, yang mana sebagai pesertanya.

"Saat ini kondisi anak saya sudah segar, cuma buang airnya saja belum normal, makanya masih dilakukan perawatan (menginap). Kata dokter sih masih harus dibersihkan racun-racun di dalamnya, toksin gitu," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihak Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Selatan selaku penyelenggara acara sudah menghubungi bakal bertanggung jawab atas kejadian itu, khususnya terkait biaya di pengobatan di rumah sakit.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Bogor Tetapkan...
Pemkot Bogor Tetapkan KLB Buntut 1 Warga Meninggal dan 93 Dirawat Akibat Keracunan
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
Sragen Gempar! Usai...
Sragen Gempar! Usai Syukuran, Ratusan Orang dari 2 Desa Keracunan Massal
84 Warga Sukabumi Diduga...
84 Warga Sukabumi Diduga Keracunan Makanan usai Hadiri Resepsi Pernikahan, 2 Masih Dirawat
Jumlah Korban Keracunan...
Jumlah Korban Keracunan Sate Jebred di Garut Bertambah Jadi 53 Orang
Keracunan Makanan, 1...
Keracunan Makanan, 1 Pegawai Rumah Makan Siap Saji Tewas dan 2 Lainnya Kritis
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
51 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved