Jutaan Batang Rokok Ilegal di Kobar Dimusnahkan

Rabu, 26 Juni 2019 - 14:32 WIB
Jutaan Batang Rokok...
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Kobar Dimusnahkan
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Jutaan batang rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar oleh Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun,Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Rabu (26/6/2019).

Pemusnahan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) dihadiri Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah bersama sejumlah pejabat daerah di Komplek Pelabuhan Pangkalan Bun. Ahmadi mengatakan, pemusnahan rokok ilegal ini untuk menekan peredaran rokok tanpa cukai yang bisa merugikan pemasukan kas negara.

“Selama ini pendapatan daerah dari hasil sharing pemerintah pusat atas pajak cukai cukup lumayan. Pada 2018 Kobar mendapatkan bagian sekitar Rp1 miliar lebih dari pajak cukai. Ke depan kita harapkan bisa lebih besar lagi,” ujarnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Nurtanti Widyasari mengatakan, pemusnahan BKC HT berupa rokok merupakan salah satu upaca bea cukai Pangkalan Bun dalam menggempur peredaran rokok ilegal di tiga Kabupaten yakni Kabupaten Kobar, Sukamara dan Lamandau. “Ini merupakan operasi di sepanjang tahun 2018. Total yang dimusnahkan ada 1.547.552 batang rokok dengan nilai Rp1.237.054.000 dengan potensi kerugian negara kerugian sebesar Rp912.333.460,” ujar Nurtanti.

Dia mengatakan, Bea Cukai Pangkalan Bun telah melakukan penindakan dengan uraian jenis barang, merk Armour Black, AP Black, Bossini, Brand Djati, CC Mild, Coffe Blend, Dunmild, Elank, Fel Super, dan sejumlah merk palsu lainnya.

“Barang barang ilegal tersebut diedarkan di wilayah kerja Bea Cukai Pangkalan Bun karena melanggar UU nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai,” urainya.

Nurtanti menjelaskan, modus yang digunakan adalah dengan melekatkan pita cukai palsu, tidak dilekati pira cukai, dan dilekati pita cukai bekas pakai. “Atas pemusnahan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 136/PMK.04/2010 tentang tata cara Barang Kena Cukai (BKC),” pungkasnya.
(shf)
Berita Terkait
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Bakar Lahan untuk Buka...
Bakar Lahan untuk Buka Kebun Sawit, 2 Warga Kobar Dipenjara
Kreatif, Ibu PKK Ini...
Kreatif, Ibu PKK Ini Ciptakan Kerupuk Raksasa 'Sorgum Dewa'
Pandemi COVID-19, Bea...
Pandemi COVID-19, Bea Cukai Sikat Ratusan Ribu Rokok Ilegal
Waket DPRD Kobar Berharap...
Waket DPRD Kobar Berharap Tim Nakes RS SI Utamakan Layani Pasien COVID-19 yang Lemah
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
24 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
58 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved