Pekanbaru Membangun Smart City melalui Masjid Paripurna

loading...
Pekanbaru Membangun Smart City melalui Masjid Paripurna
Pekanbaru Membangun Smart City melalui Masjid Paripurna
JAKARTA - Smart city merupakan cara mengimplementasikan Undang Undang Dasar Negara Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Bangsa yang cerdas (Smart Nation) didukung oleh provinsi-provinsi yang cerdas, provinsi yang cerdas didukung oleh kabupaten kota yang cerdas.

Untuk menjadikan sebuah kota yang cerdas maka masyarakatnya pun harus cerdas. Masyarakat yang cerdas ini memang komponen utama dalam membangun kota cerdas (Smart City). Kota yang cerdas, menurut Wali Kota Pekanbaru Firdaus, dibangun oleh enam pilar, yaitu smart government, smart people, smart environment, smart economy, smart mobility dan smart living.

"Pemerintah Kota Pekanbaru mempunyai program masjid paripurna, yaitu masjid percontohan yang memerankan masjid sebagai hablum minallah dan hablum minannas (salah satunya edukasi)," ujar Firdaus dalam wawancara dengan SINDONEWS di Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Umat muslim Pekanbaru 85% dari populasi. Masjid menjadi pusat kegiatan masyarakat. Segala permasalahan masyarakat, seperti masalah sosial, kesejahteraan, pendidikan dan juga lembaga ekonomi dibahas di masjid.

Firdaus mengatakan masjid paripurna komando atau koordinatornya adalah Masjid Ar Rahman. Di masjid tersebut ditugaskan seorang mufti. Masjid paripurna ada di setiap kecamatan dan kelurahan, seluruhnya berjumlah 96 masjid paripurna.

"Peran pemko tidak membangun fisik masjid tapi menyeleksi imam yang kemudian digaji oleh pemko, operasional masjid pun dibantu pemko," ujar Firdaus.



Firdaus menambahkan masjid paripurna mengusung konsep tridaya, yaitu membangun sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan dan lingkungan yang aman dan nyaman. Untuk ekonomi kerakyatan ada koperasi syariah dalam masjid.
(akn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top