Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Anggap Kelahiran Bayinya Aib

Jum'at, 03 Mei 2019 - 17:29 WIB
Dianiaya hingga Tewas,...
Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Anggap Kelahiran Bayinya Aib
A A A
JAKARTA - Polisi masih mendalami alasan MS (23) tega mengaiaya bayinya KQS yang masih berusia tiga bulan hingga tewas. Diduga, pelaku tegas menganiaya bayinya karena malu karena ibunda KQS hamil di luar nikah.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Irwandi mengungkapkan sejauh ini pihaknya melihat motif MS menganiaya anak kandung lantaran malu dengan kehadiran KQS. Kala itu ibunda KQS hamil di luar nikah. (Baca: Aniaya Bayinya hingga Meninggal, Sopir Angkot di Kebon Jeruk Diringkus )

"Karena mereka ini kan pasangan muda. Pelaku menganggap ini aib makanya korban di aniaya," katanya kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Saat ini penyidikan masih didalami polisi. Keluarga korban dan sejumlah saksi termasuk pihak puskesmas yang pertama kali mencurigai kematian tak wajar KQS tengah diperiksa.

Sebelumnya diberitakan, bayi berumur tiga bulan, KQS, harus meregang nyawa di tangan ayah kandungnya, MS usai disiksa di rumahnya Kel. Sukabumi Utara Kec. Kebon Jeruk Jakarta Barat, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Dari pemeriksaan sementara, KQS tewas dengan kondisi mengenaskan, kepala dan pipinya dipenuhi luka lebam serta tangannya patah.

Erick melanjutkan kejadian ini terungkap setelah pihak Puskesmas Kelurahan Kebon Jeruk melaporkan kejadian itu, kala itu MS hendak meminta surat kematian demi menutupi aksi kejinya.

Sembari membawa bayi malang itu. MS menangis ke puskesmas. Ia kemudian meminta surat namun ditolak mentah-mentah pihak Puskesmas.

Kecurigaan menguat setelah kedatangan kedua. Karena melihat kematian janggal. Pihak puskesmas melaporkan ini. Kala diamankan MS hendak menguburkan anaknya.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved