Rebutan PSK, Oknum TNI dan Wartawan Baku Hantam

Selasa, 29 Januari 2019 - 08:39 WIB
Rebutan PSK, Oknum TNI...
Rebutan PSK, Oknum TNI dan Wartawan Baku Hantam
A A A
NABIRE - Diduga memperebutkan seorang pekerja seks komersial (PSK) di sebuah lokalisasi, seorang oknum wartawan dan TNI terlibat adu mulut hingga berujung kontak fisik.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi menjelaskan, kedua oknum tersebut ribut dan baku hantam karena memperebutkan seorang PSK bernama Lidia di Lokalisasi Samabusa, DistrikTeluk Kimi, Samabusa –Nabire pada Sabtu 26 Januari 2019 sekitar pukul 23.00 WIT. Oknum TNI berinisial Pratu AM dan oknum wartawan berinisial R.

Setelah kejadian, pada 27 Januari 2019 sekitar pukul 02.20 WIT oknum wartawan berinisial R ditemani Priyono (wartawan sinar pos) dan Yasin (Satpam Samabusa) menuju Mako Denzipur, satuan Pratu AM untuk melaporkan percekcokan yang terjadi di Lokalisasi Samabusa kepada pimpinan AM.

"Namun saat tiba di depan gapura Mako Detasemen Zipur-12/OHH oknum TNI Pratu AM beserta 4 (empat) orang temannya dari PT Kabel Optik berusaha mencegah Rohim sehingga terjadi perkelahian," jelas Aidi, Selasa (29/1/2019).

Akibat kejadian tersebut, menurut Aidi, oknum wartawan R mengalami luka lebam bagian mata kanan dan pelipis kiri lebam, luka robek garis di bawah mata kiri sepanjang 2 cm, luka robek garis di atas telinga sebelah kiri dan Luka Lebam Pudak kiri. Sedangkan Priyono (Wartawan Sinar Pos) mengalami luka lebam bagian mata kiri dan dan 4 jahitan di pelipis kiri, dan memar di pipi kiri.

Aidi melanjutkan, sekitar pukul 02.30 WIT Pasi Intel Denzipur 12/OHH Lettu Czi Purwadi tiba di lokasi dan mengamankan Pratu AM. Selanjutnya membawa dua korban ke UGD RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan.

"Saat ini korban sudah keluar dari RSUD Nabire guna menjalani rawat jalan. Kedua belah pihak sudah dipertemukan dan masing-masing mengakui kesalahannya," ungkap Aidi.

Aidi menambahkan, oknum Pratu AM saat ini sudah ditahan di sel tahanan Provost Denzipur-12/OHH, Selanjutnya akan dilimpahkan ke Denpom dalam rangka menjalani proses hukum. (Baca juga: Prostitusi Online di Kota Cirebon Dibongkar, Mucikari dan PSK Dibekuk )

"Kami sangat menyayangkan dengan masih adanya prajurit TNI yang keluyuran ke tempat lokalisasi, ini adalah prilaku yang sangat tidak terpuji dan tidak bermoral. Institusi TNI tidak akan mentolelir hal tersebut. Yang bersangkutan pasti akan kami tindak keras sesuai proses hukum yang berlaku," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Usai Karaoke, Oknum...
Usai Karaoke, Oknum TNI Mengamuk Pukuli Tamu di Lokalisasi Yobar Merauke
Serma HW Oknum TNI Penganiaya...
Serma HW Oknum TNI Penganiaya Tamu Lokalisasi di Merauke Tetap Diproses Hukum
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
Pukuli Warga Komandan...
Pukuli Warga Komandan Pos TNI AL Sumur Aman Mappi Papua Dicopot
Pemicu Oknum TNI Pukuli...
Pemicu Oknum TNI Pukuli Tamu Lokalisasi di Merauke karena Tak Terima Divideokan saat Karaoke
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved