Kalah Pilkades, Massa Pendukung Keroyok Wartawan

Selasa, 11 Desember 2018 - 09:44 WIB
Kalah Pilkades, Massa...
Kalah Pilkades, Massa Pendukung Keroyok Wartawan
A A A
LOMBOK BARAT - Diduga karena tersulut emosi karena calon kepala desa yang diusungnya kalah, Fahmi, salah seorang wartawan surat kabar di Lombok Barat menjadi korban pelampiasan kekecewaan massa Calon Kepala Desa Dusun Kali Jaga Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Lombok Barat, NTB, yang kalah dalam Pilkades, Senin malam (10/12/2018).

Korban (wartawan) dikeroyok saat keluar dari rumahnya yang hendak pergi meliput kejadian di Desa Langko Lingsar Lombok Barat. Berdasarkan penuturan Fahmi, di tengah jalan ia melihat aktivitas warga berkumpul di jalan raya hendak ke rumah salah satu tokoh agama yang diduga sebagai pemicu, pecahnya suara empat dusun tersebut.

"Secara tiba-tiba, ada warga yang teriak ke saya sambil nunjuk kiri dengan bertanya Fahmi mau ngapain di sini, kamu mau meliput ya tanya warga yang sekaligus sebagai provokator," katanya Fahmi.

Tidak hanya itu, dengan nada keras warga ini meminta Fahmi pulang untuk tidak pergi liputan. Warga yang lain terprovokasi dan akhirnya diserang puluhan massa.

"Ada yang berusaha mengambil dan mau merusak HP saya, karena diduga saya merekam video atau foto. Saya berusaha mempertahankan diri, namun pukul melayang di muka saya, mengenai pelipis mata kiri sehingga bengkak," jelasnya.

Di satu sisi masih ada warga sekitar yang berusaha menenangkan massa, dan membawa Fahmi keluar dari amukan massa.

"Habis kejadian itu saya kemudian memilih balik mengambil jalan lain untuk keluar liputan ke Langko, karena kerjaan yang sudah menjadi tugas harus saya junjung tinggi," tuturnya.

Selesai liputan dari TKP , Fahmi ditemani benerapa wartawan Lombok Barat lainnya melapor kasus tersebut kepada Kepolisian Lombok Barat.

Atas tindakan ini, semua unsur jurnalis di Lombok Barat mendorong aparat kepolisian untuk segera menangkap para pelaku, sehingga memungkinkan tidak adanya korban korban lain dengan peristiwa semacam ini.

"Sesuai penegakan hukum, pelaku diminta segera diseret dan ditindak tegas sesuai kenaan pasal atas perbuatannya," tegas Dani, salah satu jurnalis lokal setempat.
(rhs)
Berita Terkait
2 Tersangka Kasus Penganiayaan...
2 Tersangka Kasus Penganiayaan Wartawan Diminta Menyerahkan Diri
Wartawan Diancam Bunuh,...
Wartawan Diancam Bunuh, Sekber Jurnalis Aceh Barat Gelar Aksi di Tugu Teuku Umar
Polres Karawang Tetapkan...
Polres Karawang Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penganiayaan 2 Wartawan
Kasus Penganiayaan Wartawan...
Kasus Penganiayaan Wartawan Segera Dilimpahkan ke Kejari Karawang
Wartawan di Pasuruan...
Wartawan di Pasuruan Dikirimi Paket Misterius Diduga Berisi Racun, 3 Hari Kritis Mengalami Kebutaan
Polisi Tetapkan 3 Tersangka...
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penculikan dan Pengeroyokan Wartawan di Karawang
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
51 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved