Pemuda Mimika Tuntut Miras Hilang dari Tanah Papua

Rabu, 28 November 2018 - 14:25 WIB
Pemuda Mimika Tuntut...
Pemuda Mimika Tuntut Miras Hilang dari Tanah Papua
A A A
MIMIKA - Puluhan Pemuda Papua se-Kabupaten Mimika, Papua menggelar aksi damai antiminuman keras di kantor DPRD setempat, Rabu (28/11/2018) siang. Mereka menuntut para pengusaha menghentikan distribusi miras ke seluruh tanah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika.

Dalam aksinya, para pemuda membawa spanduk bertuliskan "Keluarlah dari perkumpulan peminum miras, atas nama tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda menuntut melarang memproduksi, menjual, membeli dan mengonsumsi minuman beralkohol atau minuman keras golongan A, B, C serta milo (minuman lokal) dan oplosan di Kabupaten Mimika dan secara umum di Papua, dan tidak ada lagi kata Revisi UU atau Perda Miras tetapi tutup total".

Koordinator aksi damai, Pendeta Desrius Adii S Th menyampaikan dia bersama para pemuda meminta pemerintah menutup dan melarang peredaran, memproduksi dan mengonsumsi miras di tanah Papua, khususnya di Mimika. Alasannya karena miras sumber dari segala masalah.

Ketua Komisi A DPRD Mimika Saleh Alhamid mengatakan dirinya menerima aspirasi masyarakat dan nanti membahasnya dengan bupati, kapolres dan pejabat terkait lainnya. Menurutnya, miras ada di semua daerah. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengawasinya agar tidak berdampak buruk kepada masyarakat.

"Peraturan Presiden sudah jelas bagaimana caranya melakukan pengawasan peredaran miras gol A, B dan C. Kita juga ada turunan peraturan berupa perda atau peraturan bupati yang dapat kita lakukan sesuai aturan tersebut," katanya.

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom setuju dengan aspirasi para pemuda. Menurutnya, jika ada masyarakat yang mati karena miras, maka jenazahnya dibawa saja ke tempat dia membeli miras. Tinggalkan saja jenazah agar penjual yang mengurusnya.

"Kita tidak mungkin dapat menutup peredaran miras karena ini suatu kebutuhan masyarakat, dan juga sebagai pendapatan daerah. Tapi akan kita atur regulasi penjualannya. Kalau kita tidak minum miras, nanti kios-kios yang ada akan tutup dengan sendirinya," ujarnya.
(amm)
Berita Terkait
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
LGMP Demo di Jayapura,...
LGMP Demo di Jayapura, Minta Otsus Papua Dilanjutkan
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
Cek Aktivitas Warga...
Cek Aktivitas Warga di Malam Hari, Kapolda Papua Patroli dengan Berjalan Kaki
Wali Kota Serukan Jangan...
Wali Kota Serukan Jangan Ikut Demo, Jayapura Harus Aman
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
25 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved