Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis

Senin, 15 Juni 2020 - 22:49 WIB
loading...
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Dewan Adat Mamta Tabi Jayapura, Papua, Zadrak Taime meminta masyarakat menghormati proses hukum 7 terdakwa demo anarkis yang sedang berlangsung di Kaltim. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Ketua Dewan Adat Mamta Tabi Jayapura , Papua, Zadrak Taime menilai aksi sejumlah warga menuntut pembebasan 7 terdakwa kasus kerusuhan anarkis yang saat ini berproses hukum di Balikpapan, Kalimantan Timur ditunggangi kepentingan politik.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat Papua berhati-hati dan cerdas dalam menyikapi masalah tersebut. "Apa yang terjadi di Papua selalu dimanfaatkan dan dijadikan persoalan politik yang di dalamnya selalu ada pelanggaran HAM, separatisme dan rasisme. Namun masalah ini tidak selalu diselesaikan dengan tuntas baik secara politik dan hukum. Sehingga selalu dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu," kata Zadrak, Senin (15/6/2020). (Baca juga: Tokoh Adat Sentani: Jangan Terprovokasi Isu Rasisme)

Dikatakannya, untuk melihat persoalan tersebut, maka hendaknya hormati dulu proses hukumnya dan dikawal dengan baik. Adil atau tidak ikuti proses hukum itu, kata dia, tidak usah bikin gerakan tambahan yang provokatif. "Kalau prosesnya sudah dikaitkan dengan masalah lain tidak akan selesai-selesai persoalan Papua ini. Kami minta semua masyarakat Papua tenang dulu hargai proses hukum yang sedang berjalan. Kalau ada ketidakadilan dan ketidakbenaran pasti akan terungkap," tegasnya. (Baca juga: Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan)

Zadrak Taime menambahkan, ketujuh terdakwa kasus demo anarkis di berbagai wilayah di Papua dan berujung upaya menggulingkan NKRI dengan aksi penurunan bendera dan pengibaran bendera bintang kejora beberapa waktu lalu itu adalah penggerak dan koordinator aksi demo. "Jadikan mereka itu adalah aktornya, penggerak dan koordinator demo, namun yang mendanai aksi serta aktor intelektualnya kan belum tertangkap. Jadi kita harus hargai proses hukumnya, biar semua terungkap gamblang dan hakim yang putuskan," jelasnya.

Tujuh orang terdakwa yang diadili di Balikpapan, Kalimantan Timur adalah ketua Badan Legislatif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Buchtar Tabuni, ketua umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Agus Kossay, ketua KNPB Mimika Steven Itlay, BEM USTJ Alexander Gobay, BEM Uncen Fery Kombo, Hengky Hilapok, dan Urwanus Uropmabin. Ketujuh terdakwa dituntut hukuman 5-17 tahun penjara dengan disangka pasal tentang Makar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Akademisi: Penyampaian...
Akademisi: Penyampaian Fakta soal Papua Harus Berimbang dan Disertai Solusi
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
WPFD 2026 di Jayapura,...
WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Influencer Indonesia...
Influencer Indonesia Curhat Alami Rasisme di Korea Selatan Viral, Warganet Ikut Geram
Rekomendasi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved