Pemkot Solo Temukan Pemakaian Elpiji 3 Kg Tak Tepat Sasaran

Kamis, 27 September 2018 - 17:30 WIB
Pemkot Solo Temukan...
Pemkot Solo Temukan Pemakaian Elpiji 3 Kg Tak Tepat Sasaran
A A A
SOLO - Tim gabungan Pemkot Solo, Pertamina dan Hiswana Migas menemukan pemakaian elpiji 3 kg tidak tepat sasaran saat melakukan sidak ke sejumlah tempat usaha kuliner, Kamis (27/9/2018). Tim gabungan mendapati usaha kuliner yang rata rata masuk kategori kelas menengah ke atas itu ternyata menggunakan elpiji 3 kg yang merupakan barang bersubsidi.

Seperti saat melakukan sidak ke Soto Stabelan di Kecamatan Banjarsari, Solo. Petugas mendapati usaha kuliner yang cukup laris itu ternyata memakai elpiji 3 kg untuk memasak. Total terdapat 23 tabung 3 kg yang ditemukan di dapur, baik yang tengah dipakai maupun yang masih tersegel.

“Dua tabung elpiji 3 kg kosong kemudian diganti dengan tabung bright gas 5,5 kg non subsidi,” kata Kristiana Kabid Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Solo di sela sela sidak, Kamis (27/9/2018).

Sementara, tabung yang masih utuh dilakukan penggantian uang oleh Hiswana Migas seharga HET pangkalan senilai Rp15.500. Dari keterangan pemilik usaha kuliner, lanjutnya, setiap hari rata rata menggunakan 5 tabung elpiji 3 kg. Pemakaian itu setara dengan penggunaan oleh lima kepala keluarga (KK).

Pemakaian yang tidak tepat sasaran, diakui sedikit banyak berdampak terhadap peredaran elpiji 3 kg di pasaran yang akhirnya terjadi kelangkaan. “Padahal kuota yang diberikan Pertamina telah cukup,” terangnya.

Usaha kuliner yang disidak tergolong usaha besar yang semestinya tidak memakai elpiji bersubsidi. Elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat miskin, usaha kecil, dan mikro. “Kalau usaha besar seperti ini tidak boleh memakai elpiji 3 kg,” tandasnya.

Selain Soto Stabelan, Pemkot Solo juga memantau enam usaha kuliner lainnya yang ditengarai juga memakai elpiji bersubsidi. Pihaknya setiap bulan rutin melaksanakan monitoring terhadap penyaluran elpiji 3 kg.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) IV Pertamina Andar Titi Lestari mengatakan, pihaknya meminta agar pangkalan dan agen dapat lebih tepat menyalurkan elpiji 3 kg menyusul temuan usaha kuliner menengah ke atas yang memakai elpiji bersubsidi. Penyaluran harus benar benar tepat sasaran sesuai tulisan yang tertera di tabung. Yakni hanya untuk masyarakat miskin.
(rhs)
Berita Terkait
Lebaran Tak Perlu Kawatir,...
Lebaran Tak Perlu Kawatir, Stok Elpiji di Soloraya Aman
Wali Kota Solo Sambut...
Wali Kota Solo Sambut Perpres Terkait PPPK
Momen Gibran Serahkan...
Momen Gibran Serahkan Surat Pengunduran Diri sebagai Wali Kota Solo
Diduga Tertular Kakeknya,...
Diduga Tertular Kakeknya, 2 Balita di Solo Positif COVID-19
Gibran Kesal dengan...
Gibran Kesal dengan Ulah Oknum yang Membongkar Seng Penutup Proyek Viaduk Gilingan
Wali Kota Solo: Sanksi...
Wali Kota Solo: Sanksi Menanti Bagi ASN Tak Netral di Pilkada
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
2 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
3 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
4 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
4 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
7 jam yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
7 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved