KM Lestari Maju Karam Diduga Kelebihan Muatan

Senin, 09 Juli 2018 - 21:28 WIB
KM Lestari Maju Karam...
KM Lestari Maju Karam Diduga Kelebihan Muatan
A A A
MAKASSAR - Berdasarkan pemeriksaan terhadap belasan saksi, termasuk pemilik kapal, nakhoda, sejumlah karyawan hingga Kepala Syabhandar Bulukumba Zainuddin, diketahui penyebab karamnya KM Lestari Maju bukan karena kebocoran lambung kapal. Kapal karam diduga kelebihan muatan dan cuaca buruk.

Diketahui KM Lestari Maju yang keluar pelabuhan Bira pukul 10.00 Wita, kemudian mengalami kemiringan, sekitar pukul 12.00 Wita lantaran gelombang laut setinggi 4 hingga 5 meter masuk melalui jendela.

"Gelombang air cukup tinggi 4 sampai 5 meter, sehingga air masuk melalui jendela sebelah kiri, dan debit air yang masuk menyebabkan KM Lestari Maju miring ke kiri," jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, Senin (9/7/2018).

Awak kapal yang mencoba menguras air dengan pompa celup dan alat alkom tidak berhasil mengimbangi jumlah debit air laut yang masuk. KM Lestari Maju kemudian diarahkan ke perairan dangkal dengan kondisi makin miring hingga tenggelam dan kandas bersama 48 kendaraan yang dimuatnya, di Perairan Pabaddilang, Kabupaten Selayar.

Menurut Dicky, penyidik masih melakukan investigasi terkait pengakuan awal nakhoda terkait kebocoran kapal. Sebab hingga saat ini, tim penyelam juga belum menemukan bagian lambung kapal yang disebut bocor.

"Terkait dugaan kebocoran perlu dilakukan investigasi terkait itu. Kita juga kerja sama dengan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), karena kita juga join investigasi dengan KNKT," terang Dicky.

Lebih lanjut, kapal kargo buatan tahun 1988 yang disulap menjadi kapal penumpang diketahui melakukan pengangkutan ilegal, melebihi manifes yang tercatat, yakni 139 orang. Hingga pencarian kemarin, tenyata jumlah penumpang mencapai 242 orang, dengan rincian 205 penumpang selamat, 36 meninggap dan 1 balita berusia 11 bulan bernama Aditya masih hilang.

Sementara Direktur Reskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Yudhiawan Wibisono menerangkan, hingga saat ini masih membidik sejumlah pihak lain yang patut bertanggung jawab. Di antaranya satunya pemilik kapal, staf bagian tiket dan kepala Syabhandar."Mereka semua masih diperiksa sebagai saksi. Namun, tersangka masih terbuka kemungkinan bertambah nanti kami sampaikan ke teman-teman wartawan," jelas Yudhiawan.
(wib)
Berita Terkait
Basarnas Manado Cari...
Basarnas Manado Cari 2 Penumpang KM Barcelona Terbakar yang Masih Hilang
Basarnas Lanjutkan Pencarian...
Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban KM Puspita Jaya yang Tenggelam di Selat Sunda
KM Ladang Pertiwi yang...
KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang
Diduga Lambung Bocor,...
Diduga Lambung Bocor, KM El Hasan Tenggelam
KM Basmalah Tenggelam...
KM Basmalah Tenggelam di Danau Towuti, Para Penumpang Selamat
KM Ladang Pertiwi Tenggelam...
KM Ladang Pertiwi Tenggelam di Pangkep, 7 Penumpang Berhasil Diselamatkan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved