Mengkhawatirkan, Wagub Sandi Minta Pelaku Jambret Ditindak Tegas
Selasa, 03 Juli 2018 - 20:52 WIB
Mengkhawatirkan, Wagub Sandi Minta Pelaku Jambret Ditindak Tegas
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno geram dengan aksi penjambretan sadis di Jalan Ahmad Yani Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin 2 Juli 2018. Akibat penjambretan itu, penumpang ojek online berjenis kelamin wanita meninggal dunia.
"Sama juga saya lihat ini merupakan fenomena yang harus ditindak tegas," ujar Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).
Sandi mengaku, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan kepolisian guna memberantas kejahatan jalanan jelang Asian Games 2018.
"Tingkat pengangguran bisa dishare angkanya oleh Bu Sri, bisa turun, ada diangka 5,34%. Jadi jambret dan sebagainya itu yang dipicu oleh mungkin keadaan ekonomi, mungkin keadaan sosial masyarakat itu harus ditindak secara tegas," pungkasnya.
Politisikus Partai Gerindra ini menambahkan, ada solusi lain untuk mengurangi pengangguran. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya Minta Penjahat Jalanan Ditembak )
"Untuk masyarakat yang kekurangan dari segi ekonomi sudah kita berikan jalan melalui pelatihan, melalui program OK OCE yang sekarang sudah turun di kelurahan, jadi sudah tidak ada lagi ruang untuk kegiatan yang mengancam kestabilan dan keamanan masyarakat," kata Sandi.
Sandi meminta, agar kepolisian bertindak tegas kepada pelaku kejahatan jalanan yang mengancam nyawa warga Ibu Kota Jakarta.
"Makanya itu jangan sampai kita lengah ini sudah mau masuk Asian Games. Sehingga kita pastikan juga tamu tamu kita pastikan tidak ada toleransi untuk kegiatan tersebut, harus ditindak tegas," imbuhnya.
"Sama juga saya lihat ini merupakan fenomena yang harus ditindak tegas," ujar Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2018).
Sandi mengaku, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan kepolisian guna memberantas kejahatan jalanan jelang Asian Games 2018.
"Tingkat pengangguran bisa dishare angkanya oleh Bu Sri, bisa turun, ada diangka 5,34%. Jadi jambret dan sebagainya itu yang dipicu oleh mungkin keadaan ekonomi, mungkin keadaan sosial masyarakat itu harus ditindak secara tegas," pungkasnya.
Politisikus Partai Gerindra ini menambahkan, ada solusi lain untuk mengurangi pengangguran. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya Minta Penjahat Jalanan Ditembak )
"Untuk masyarakat yang kekurangan dari segi ekonomi sudah kita berikan jalan melalui pelatihan, melalui program OK OCE yang sekarang sudah turun di kelurahan, jadi sudah tidak ada lagi ruang untuk kegiatan yang mengancam kestabilan dan keamanan masyarakat," kata Sandi.
Sandi meminta, agar kepolisian bertindak tegas kepada pelaku kejahatan jalanan yang mengancam nyawa warga Ibu Kota Jakarta.
"Makanya itu jangan sampai kita lengah ini sudah mau masuk Asian Games. Sehingga kita pastikan juga tamu tamu kita pastikan tidak ada toleransi untuk kegiatan tersebut, harus ditindak tegas," imbuhnya.
(mhd)