Kafe Remang Ditertibkan, 6 Waitress Tak Punya Identitas

Jum'at, 04 Mei 2018 - 16:36 WIB
Kafe Remang Ditertibkan,...
Kafe Remang Ditertibkan, 6 Waitress Tak Punya Identitas
A A A
DENPASAR - Pemkot Denpasar melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) menertibkan kafe remang-remang di kawasan Desa Padangsambian Klod tepatnya di Banjar Padangsumbu Klod. Enam dari tujuh waitress (pelayan atau pramusaji) yang bertugas ditertibkan lantaran tak memiliki identitas diri.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan, penertiban ini merupakan penegakan perda. "Ini upaya untuk menciptakan ketertiban masyarakat, bukan untuk mencari-cari kesalahan masyarakat saat mencari nafkah. Jadi aspek administrasi itu penting dalam menunjang jalannya usaha, dan yang tak kalah penting juga kelengkapan administrasi para pegawai," katanya di Denpasar, Jumat (4/5/2018).

Dia mengatakan, penertiban di Kafe YPC yang berlokasi di kawasan Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat. Selama ini keberadaan kafe ini dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Bahkan, masyarakat setempat dengan wadah Banjar Padangsumbu Kaja telah menggelar rapat dan sepakat mengusulkan penutupan kafe tersebut. "Masyarakat banjar Padangsumbu Kaja yang mengusulkan penutupan kafe ini secara permanen karena dianggap mengganggu kamtibmas wilayah sekitar," paparnya.

Sementara, pemilik kafe, IB Made Suta mengaku usahanya ini merupakan usaha kecil-kecilan yang semulanya adalah sebuah warung biasa. Cewek-cewek itu diakuinya baru datang dua hari yang lalu.

"Dulu namanya Lia Rosa sempat tutup dan membuka warung biasa tapi tidak ada pengunjung yang dating. Sampai sekarang dikembangkanlah menjadi kafe kecil," ungkapnya.

Salah seorang waitress, Siska Natalia mengaku bekerja di kafe tersebut lantaran diajak seorang temanya. Bahkan, orang tua yang bersangkutan diakuinya mengetahui pekerjaanya sebagai waitress kafe remang-remang.

"Orang tua tau saya kerja begini (cewek kafe), saya juga baru kerja seperti ini, kalau untuk identitas, KTP saya hilang," kilahnya memalingkan wajahnya.

Sementara, Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra menjelaskan keberadaan kafe tersebut telah dikeluhkan warga sejak lama karena dianggap mengganggu kenyamanan. Hal ini lantaran lokasi kafe yang berada dekat dengan Balai Banjar Padangsumbu Kaja bahwa berdekatan dengan Pura Banjar.
(rhs)
Berita Terkait
Keliling Bali Pakai...
Keliling Bali Pakai Google Map, 2 Turis Amerika Tersesat di Hutan
Desa Sidakarya Jadi...
Desa Sidakarya Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah di Kota Denpasar
Hari Pertama New Normal...
Hari Pertama New Normal di Bali, Pantai Diserbu Pengunjung
Meningkat, Bali Tambah...
Meningkat, Bali Tambah 66 Kasus Positif COVID-19
Webinar Government Roundtable...
Webinar Government Roundtable Series UKM Bali Pasca Covid-19
Kementan Berhasil Turunkan...
Kementan Berhasil Turunkan Kasus Rabies di Bali
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
1 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
2 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
2 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
4 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved