Digerebek Polisi, Karyawan Asyik Memasukkan Ciu ke Botol

Kamis, 03 Mei 2018 - 17:15 WIB
Digerebek Polisi, Karyawan...
Digerebek Polisi, Karyawan Asyik Memasukkan Ciu ke Botol
A A A
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan penggerebekan pabrik ciu di Tambora, Jakarta Barat yang beromzet Rp1,4 miliar per tahun. Setiap bulannya pabrik ini, kata Argo, bisa mencapai Rp18 juta.

Argo mengatakan, saat polisi menggerebek pabrik ciu itu para pekerja tengah asyik memasukkan ciu ke botol-botol kosong untuk dikemas. Dari tempat beromset ratusan juta itu, polisi juga mengamankan sejumlah drum berisi minuman alkohol ciu.

"Saat kami menggerebek, para karyawan asyik memasukan ciunya ke dalam botol," ucap Argo di lokasi, Kamis (3/5/2018). (Baca: Polisi Gerebek Home Industri Ciu Beromzet Rp1,4 Miliar di Tambora )

Argo mengatakan, dalam menjalankan bisnis haramnya para pelaku mampu menutupinya. Dengan usaha tertutup itu, pelaku leluasa menjalankan bisnis haram tersebut.

Dalam kasus ini, Polisi mengamankan pemilik tempat berinisial Phang Ridwan Wijaya (58) dan empat karyawannya. Phang menjalanan usaha dengan mengatur pembuatan ciu hingga mendistribusikan ke sejumlah warung-warung klontong.

Argo menjelaskan, ruang depan digunakan untuk menyimpan drum saat proses fermentasi ciu. Sedangkan ruang tengah digunakan sebagai tempat produksi, tempat penyaringan dan tempat pengemasan.

"Dan satu ruangan di lantai tiga yang dijadikan tempat penyimpanan drum kosong," tambah Argo.

Sepengamatan SINDO, tak ada yang berbeda antara rumah itu dengan rumah lainnya. Aktivitas di dalam home industri itu sangat tertutup lantaran pagar rumah yang tinggi, tak hayal selama dua tahun pabrik ini sukses tanpa tersentuh.

Di rumah berlantai tiga itu terdapat beberapa ruanganya yang dijadikan ditempat produksi ciu, termasuk garasi yang dijadikan tempat menyimpan bahan dan alat produksi.

Di dalam rumah, tepatnya dibawah tangga lantai dua dan tiga terdapat satu lokasi yang menyimpan botol kosong serta kardus.

Pada lantai dua rumah itu, Phang memanfaatkan tempat itu untuk produksi ciu yang berada di dua ruangan. Di lantai ini pula udara pengap dan bau fermentasi sangat terasa.
(wib)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
2 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
2 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
2 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
3 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved