Culik Bayi di Depok, Polisi Duga Pelaku Ingin Punya Anak
Senin, 30 April 2018 - 13:34 WIB
Culik Bayi di Depok, Polisi Duga Pelaku Ingin Punya Anak
A
A
A
JAKARTA - Motif pelaku menculik bayi bernama Aditya Hamizan Purnomo di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pada Jumat 27 April 2018 karena ingin mempunyai anak. Pasalnya, pelaku tidak mempunyai anak.
"Kemungkinan besar karena dia (pelaku) itu ingin punya anak. Dia tak punya anak lalu mencuri anak untuk dipelihara," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada wartawan, Senin (30/42018).
Bintoro mengatakan, pelaku yang baru ditangkap itu saat ini tengah diperiksa polisi. Keterangan pelaku itu, kata dia, bakal dimasukan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kemudian polisi bakal melakukan gelar perkara.
"Usai BAP baru kita akan gelar perkaranya, kalau memang terbukti (menculik) nanti kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka," ujarnya. (Baca: Polisi Ringkus Penculik Bayi Usia Dua Minggu di Depok )
Kedua pelaku yang dibekuk, kata Bintoro merupakan perempuan berinisial J dan A. Adapun bayi berusia dua minggu itu ditemukan dan diselamatkan polisi di rumah kontrakan pelaku A di kawasan Sukmajaya, Depok. "Otak (penculikan bayi)-nya J," pungkasnya.
"Kemungkinan besar karena dia (pelaku) itu ingin punya anak. Dia tak punya anak lalu mencuri anak untuk dipelihara," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro kepada wartawan, Senin (30/42018).
Bintoro mengatakan, pelaku yang baru ditangkap itu saat ini tengah diperiksa polisi. Keterangan pelaku itu, kata dia, bakal dimasukan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kemudian polisi bakal melakukan gelar perkara.
"Usai BAP baru kita akan gelar perkaranya, kalau memang terbukti (menculik) nanti kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka," ujarnya. (Baca: Polisi Ringkus Penculik Bayi Usia Dua Minggu di Depok )
Kedua pelaku yang dibekuk, kata Bintoro merupakan perempuan berinisial J dan A. Adapun bayi berusia dua minggu itu ditemukan dan diselamatkan polisi di rumah kontrakan pelaku A di kawasan Sukmajaya, Depok. "Otak (penculikan bayi)-nya J," pungkasnya.
(mhd)