Juru Parkir Liar di Sragen Dirazia

Rabu, 21 Maret 2018 - 19:21 WIB
Juru Parkir Liar di...
Juru Parkir Liar di Sragen Dirazia
A A A
SRAGEN - Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen bersama tim gabungan melakukan razia juru parkir (jukir) di seputaran Pasar Bunder Sragen. Hal ini terkait upaya menekan tindakan premanisme dan penertiban para jukir agar sesuai aturan.

Razia ini terkait keluhan masyarakat atas tindakan sebagian oknum jukir yang enggan memberi tanda retribusi pada warga. Selain itu ada pula jukir yang melanggar ketentuan seperti tidak menggunakan tanda anggota dan sebagainya.

Kepala Seksi Parkir Suparno menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan rutin di 2018 untuk pengawasan dan penertiban jukir. "Kita antisipasi untuk kerawanan yang ada di lapangan, khususnya tata cara pengaturan lalu lintas, jangan minta retribusi, harus memberikan tanda bukti bayar," ujarnya.

Selain itu, juga mengecek kelengkapan seragam dan ID Card jukir. Pihaknya menyampaikan, berdasarkan keluhan masyarakat, pengaturan masuk keluar kantong parkir belum maksimal. Dengan razia ini diharapkan langsung bisa diselesaikan. "Razia parkir ini juga masyarakat agar merasa aman dan nyaman."

Suparno menambahkan, untuk masalah karcis retribusi, jukir beralasan selama pelayanan pemberian karcis sebagian masyarakat menolak. Alasannya, bikin kotor dan jadi sampah di kendaraan. Padahal, walau bagaimanapun alat bukti pembayaran harus tersampaikan pada pengguna layanan.

Dia menyampaikan kegiatan ini akan dilakukan di Rayon Kota. Lantas akan dilanjutkan ke Rayon Bunder Jalan Sukowati sisi barat dan timur. "Sementara ini sudah sesuai, termasuk pemberian karcis parkir."

Kepala Dishub Sragen Muhari mengatakan, untuk mengantisipasi premanisme yang dikeluhkan masyarakat, pihaknya akan memberi peringatan keras. Jika tetap ada tindakan premanisme, akan dicabut kartu keanggotaanya.

Sedangkan salah satu jukir liar, Sadiman, warga Jati Tengah, Sukodono yang tidak memiliki izin mengaku beli seragam dari temannya. Seragam tersebut dibeli dengan harga Rp85 ribu. "Sudah bekerja 2 tahun, kalau karcis tidak punya. Seragam beli di desa," ungkapnya.
(zik)
Berita Terkait
Razia Parkir Liar di...
Razia Parkir Liar di Gandaria City dan Pondok Indah
Penertiban Parkir Liar...
Penertiban Parkir Liar di Duren Sawit, Sudin Perhubungan Jaktim Derek 7 Mobil
Banyak Mobil Parkir...
Banyak Mobil Parkir di Bahu Jalan, Warga Buat Spanduk Sindir Pemilik
7 Mobil Diderek, Juru...
7 Mobil Diderek, Juru Parkir Liar Ngamuk ke Petugas Dishub Jaktim
Ini Negara dengan Biaya...
Ini Negara dengan Biaya Parkir Termahal, 1 Jam Hampir Rp500 Ribu
70 Petugas Diterjunkan...
70 Petugas Diterjunkan Awasi Jukir Liar di Makassar Selama Ramadhan
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved