Gempa 5,7 SR, Siswa SD di Natal Dipulangkan
Kamis, 01 Maret 2018 - 13:35 WIB
Gempa 5,7 SR, Siswa SD di Natal Dipulangkan
A
A
A
MANDAILING NATAL - Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 357 Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terpaksa dipulangkan oleh guru.
Tindakan ini terpaksa dilakukan menyusul terjadinya gempa gempabumi tektonik berkekuatan 5,7 skala ritcher (SR) yang berpusat di wilayah pantai barat Mandailing Natal pada pukul 08.35 WIB, Kamis (1/3/2018). Gempa susulan terjadi pada pukul 10.17 WIB dengan kekuatan 5,6 SR dengan kedalaman 104 Km. (Baca Juga: Padangsidimpuan Diguncang Gempa 2 Kali )
Menurut informasi yang diperoleh, saat gempa terjadi para murid dan guru berhamburan keluar gedung sekolah. Bahkan, sejumlah siswa terlihat panik hingga menangis. "Kami terpaksa memulangkan siswa, karena takut ada gempa susulan yang lebih kuat,”ujar Kepala SDN 357 Natal, Siti Sarqiyah kepada SINDOnews, Kamis (3/1/2018).
Sarqiyah langsung menginstruksikan para guru agar mengawasi anak-anak didik mereka, selanjutnya, dia memerintahkan agar para guru untuk memulangkan anak sekolah di tempat itu. ”Karena semua sudah panik, terpaksa kami pulangkan,”ujarnya. Dia mengakui, sejak pagi, gempa susulan sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Sementara dari Kota Padangsidimpuan, gempa tersebut juga cukup dirasakan warga setempat. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) berhamburan keluar ruangan saat terjadinya gempa.
“Kuat sekali gempanya. Semua mahasiswa keluar runagan termasuk saya juga. Jendela kaca ruangan bergetar tapi tidak pecah,” kata Syulhenni Sari, salah seorang dosen di kampus UMTS.
Tindakan ini terpaksa dilakukan menyusul terjadinya gempa gempabumi tektonik berkekuatan 5,7 skala ritcher (SR) yang berpusat di wilayah pantai barat Mandailing Natal pada pukul 08.35 WIB, Kamis (1/3/2018). Gempa susulan terjadi pada pukul 10.17 WIB dengan kekuatan 5,6 SR dengan kedalaman 104 Km. (Baca Juga: Padangsidimpuan Diguncang Gempa 2 Kali )
Menurut informasi yang diperoleh, saat gempa terjadi para murid dan guru berhamburan keluar gedung sekolah. Bahkan, sejumlah siswa terlihat panik hingga menangis. "Kami terpaksa memulangkan siswa, karena takut ada gempa susulan yang lebih kuat,”ujar Kepala SDN 357 Natal, Siti Sarqiyah kepada SINDOnews, Kamis (3/1/2018).
Sarqiyah langsung menginstruksikan para guru agar mengawasi anak-anak didik mereka, selanjutnya, dia memerintahkan agar para guru untuk memulangkan anak sekolah di tempat itu. ”Karena semua sudah panik, terpaksa kami pulangkan,”ujarnya. Dia mengakui, sejak pagi, gempa susulan sudah terjadi sebanyak tiga kali.
Sementara dari Kota Padangsidimpuan, gempa tersebut juga cukup dirasakan warga setempat. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) berhamburan keluar ruangan saat terjadinya gempa.
“Kuat sekali gempanya. Semua mahasiswa keluar runagan termasuk saya juga. Jendela kaca ruangan bergetar tapi tidak pecah,” kata Syulhenni Sari, salah seorang dosen di kampus UMTS.
(rhs)