Banjir Mandailing Natal Rusak Rumah, Warga Mengungsi
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 12:55 WIB
loading...
Genangan banjir yang merusak dua rumah warga di Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A
A
A
MANDAILING NATAL - Rumah warga di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tepatnya di Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, mengalami kerusakan akibat diterjang banjir, Jumat malam (13/8/2021).
Baca juga: Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
"Dua unit rumah warga di Desa Sihepeng, perbatasan dengan Desa Hutapuli alami kerusakan sedang," ungkap Kaban BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
Baca juga: Baliho Puan For Presiden 2024 di Blitar Dikabarkan Diserang, DPC PDIP: Belum Dapat Info
Kedua rumah warga mengalami kerusakan akibat derasnya luapan air yang berasal dari anak Sungai Sibaruang di sekitar Desa Sihepeng. Lebih lanjut dia mengatakan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang terjadi di daerah tersebut. Sehingga, kapasitas air sungai menjadi naik dan meluap ke pemukiman masyarakat.
"Kalau korban jiwa sampai sekarang tidak ada, hanya kerusakan dua unit rumah warga itu saja," ujar Yasir. Dari hari pertama kejadian, tim dari BPBD Madina sudah membantu untuk membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
Baca juga: Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
"Dua unit rumah warga di Desa Sihepeng, perbatasan dengan Desa Hutapuli alami kerusakan sedang," ungkap Kaban BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution ketika dihubungi melalui telepon selulernya.
Baca juga: Baliho Puan For Presiden 2024 di Blitar Dikabarkan Diserang, DPC PDIP: Belum Dapat Info
Kedua rumah warga mengalami kerusakan akibat derasnya luapan air yang berasal dari anak Sungai Sibaruang di sekitar Desa Sihepeng. Lebih lanjut dia mengatakan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang terjadi di daerah tersebut. Sehingga, kapasitas air sungai menjadi naik dan meluap ke pemukiman masyarakat.
"Kalau korban jiwa sampai sekarang tidak ada, hanya kerusakan dua unit rumah warga itu saja," ujar Yasir. Dari hari pertama kejadian, tim dari BPBD Madina sudah membantu untuk membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.
Lihat Juga :