Tangkal Money Politics dan Kampanye Hitam, Bawaslu Gandeng Polda Jabar

Jum'at, 12 Januari 2018 - 10:09 WIB
Tangkal Money Politics...
Tangkal Money Politics dan Kampanye Hitam, Bawaslu Gandeng Polda Jabar
A A A
BANDUNG - Sebagian besar kalangan di Jawa Barat mengkhawatirkan ada pihak tertentu melakukan praktik money politics (politik uang), black campaign (kampanye hitam), menggunakan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) selama Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar 2018 berlangsung.
Untuk menangkal aksi yang dapat memecah belah masyarakat itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerja sama dengan Polda Jawa Barat (Jabar). Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, untuk menangkal kecurangan seperti politik uang, kampanye hitam, dan isu SARA yang dikhawatirkan akan marak selama Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar 2018, Polda Jabar bersama Mabes Polri membentuk Satgas Terpusat.

Selain itu, Polda Jabar meningkatkan patroli siber atau cyber patrol di dunia maya. Pihak-pihak yang melakukan politik uang, black campaign, isu SARA, hate speech,dan hoax, kata Agung, dengan tujuan menjatuhkan lawan politik akan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Masyarakat ingin pilkada menjadi pesta demokrasi yang aman dan damai, menyenangkan. Jika pilkada berjalan baik, insya Allah akan baik pula hasilnya. Jadi pilkada bukan ajang saling menjatuhkan dengan cara-cara tidak beretika melalui black campaigne dan isu SARA,” kata Irjen Pol Agung di Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Kota Bandung, Kamis (11/1/2018).

Agung menjelaskan, biasanya (kampanye hitam dan SARA), marak di media sosial. “Kami akan tingkatkan cyber patrol. Kalau kedapatan, pelakunya bisa dijerat UU ITE," kata Agung.

Saat ini, ujar Agung, cyber patrol telah bekerja memantau aktivitas masyarakat di, media sosial. Selama pilkada serentak dan Pilgub Jabar 2018 berlangsung, Polda Jabar di-back up oleh tim dari Mabes Polri untuk melakukan cyber patrol.

Kapolda Jabar menuturkan, pihaknya juga akan menindak tegas pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkanberita bohong, ujaran kebecian, dan black campaign di media sosial.

Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto mengatakan, sejak jauh-jauh hari,pihaknya telah mengimbau semua pihak, terutama peserta pilkada serentak untuk tidak menggunakan isu SARA yang sensitif selama pesta demokeasi berlangsung.

"Seharusnya hal-hal itu (SARA) gak perlu disinggung, itu daerah privat. Kalau dia orang Sunda, Padang, Jawa, kan tidak salah. Karena Indonesia ini negara dari Sabang sampai Merauke, suku dan agamanya berbeda-beda," kata Harminus.

Menurut Harminus, beragam suku bangsa adalah kekayaan Indonesia. Dalam kerangka ini, para peserta pilkada sebaiknya berpolitik dengan program, visi, dan misi. Semua orang anti-SARA. Peserta pilkada wajib tidak menggunakan politik identitas, SARA, dan uang.

Apabila ada peserta pilkada yang menggunakan isu SARA,tutur Herminus,tentu akan dikenakan sanksi pidana dan dijerat dengan Undang-undang Pemilu. "Media harus netral, jangan ikut memanas-manasi. Ini (isu SARA) kalo emang dimuat (di media massa) akan menimbulkan dampak luas, karena itu media harus mengontrol dan memfilter isu-isu SARA," tutur Harminus.
(rhs)
Berita Terkait
Koalisi Perindo dan...
Koalisi Perindo dan 8 Partai Non Parlemen Resmi Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar 2024
Belum Tentukan Figur...
Belum Tentukan Figur di Pilgub Jabar, Presiden PKS: Patokannya Probability to Win Besar
4 Pasangan Cagub-Cawagub...
4 Pasangan Cagub-Cawagub Dinyatakan Sehat dan Siap Bertarung di Pilgub Jabar 2024
Elektabilitas 52,2%,...
Elektabilitas 52,2%, Kans Ridwan Kamil Menang Pilgub Jabar Besar
Nomor Urut Pilgub Jabar...
Nomor Urut Pilgub Jabar 2024: Acep-Gita 1, Jeje-Ronal 2, Syaikhu-Habibie 3, Dedi-Erwan 4
Ridwan Kamil Buka-bukaan...
Ridwan Kamil Buka-bukaan Sebut Mudah Menang jika Maju Pilkada Jabar
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
12 menit yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
17 menit yang lalu
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
37 menit yang lalu
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
44 menit yang lalu
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
1 jam yang lalu
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved