Hujan Deras, Jalan Penghubung Desa Jatijajar-Randugunting Ambles

Minggu, 07 Januari 2018 - 13:40 WIB
Hujan Deras, Jalan Penghubung...
Hujan Deras, Jalan Penghubung Desa Jatijajar-Randugunting Ambles
A A A
SEMARANG - Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (6/1/2018) malam mengakibatkan jalan penghubung Desa Jatijajar dengan Randugunting, tepatnya di wilayah Dusun Saren ambles sedalam 1,5 meter.

Akibatnya akses jalan tersebut terputus. Warga Dusun Saren, Desa Jatijajar dan warga lainnya yang hendak Randugunting terpaksa harus memutar sejauh sekira 2,5 km.

Kepala Desa Jatijajar Sugiarto mengatakan, jalan poros desa tersebut amblas lantaran kontur tanahnya labil. Sehingga tanah di bagian bawah gampang amblas saat terus derasnya aliran air hujan. "Jalan beton ini, amblas karena faktor alam. Jadi meski konstruksi jalannya bagus, jika tanahnya labil ya bisa amblas," ujarnya, Minggu (7/1/2018).

Menurut dia, selain berdampak pada terputusnya akses penghubung antar desa, amblasnya jalan juga memutus pipa saluran air bersih warga. Namun sejauh ini, masyarakat belum mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih karena sebagian besar warga memiliki sumur pribadi.'

Dia mengungkapkan, jalan beton poris desa itu, sebenarnya baru dibangun satu tahun yang lalu. Konstruksi betonnya sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam perencanaan. "Namun karena tanahnya labil, jadi jalan tidak awet," ujarnya.

Sementara itu, hujan deras yang melanda wilayah Desa Jatijajar juga mengakibatkan talud setinggi 4 meter sepanjang 10 meter yang berada di samping rumah Nurudin (59) warga RT 06 RW 01 Dusun Krajan longsor. Material tanah dan batu talud menimpa rumah Nurudin.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hanya kerugian yang ditimbulkan akibat talud longsor ini mencapai Rp15 juta. "Beberapa saat sebelum kejadian saya sedang masak di dapur. Tiba-tiba saya mendengar suara gemuruh seperti tanah longsor dari samping rumah. Saya langsung lari ke depan dan ke luar rumah dan berteriak minta tolong. Untung saya bisa menyelematkan diri," tutur Maryati, istri Nurudin.

Kejadian talud longsor ini telah dilaporkan kepada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang. Hingga Minggu (7/1/2018) siang warga Dusun Krajan masih bergotong-royong membersihkan material tanah dan batu yang menimpa rumah Nurudin.
(nag)
Berita Terkait
Jalan Raya Rangkasbitung...
Jalan Raya Rangkasbitung - Bogor Ambles 8 Meter, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Terdengar Gemuruh, Jalan...
Terdengar Gemuruh, Jalan di Gianyar Bali Tiba-tiba Ambles
Top! Belum Sehari, Flyover...
Top! Belum Sehari, Flyover Rasuna Said yang Ambles Langsung Tuntas Dibenahi
Perbaikan Jembatan Ambles...
Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Depok Dimulai Usai Lebaran, Nilai Proyek Rp7 Miliar
Dua Tahun Jalan Gubeng...
Dua Tahun Jalan Gubeng Ambles, Sisakan Tanda Tanya Besar
Jalan Utama Ambles,...
Jalan Utama Ambles, 3 Desa di Curugkembar Sukabumi Terisolir
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved