Menkes Jamin Ketersediaan Serum Antidifteri

Kamis, 14 Desember 2017 - 22:31 WIB
Menkes Jamin Ketersediaan...
Menkes Jamin Ketersediaan Serum Antidifteri
A A A
BANDUNG - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek menjamin ketersediaan serum antidifteri tercukupi di Indonesia. Pemerintah telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan PT Bio Farma untuk memenuhi kebutuhan serum antidifteri tersebut.

"Jadi ADS ada dari Bio Farma tapi import. Kami sudah koordinasi dan mereka menyediakan. Bio Farma oke kok dan akan memberikan," kata Menkes Nila saat mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Kamis (14/12/2017).

Dia menyebutkan, pemerintah akan membantu pemerintah daerah khususnya dinkes untuk memenuhi kekurangan serum antidifteri yang terjadi di wilayah. Sebab, pemerintah pusat tidak mengetahui kebutuhan atau daerah yang mengalami kekurangan pasokan serum antidifteri.

"Surat pengajuannya tidak ke pusat, tapi ke kadinskes. Nanti mereka yang menyediakan. Kami akan bantu dinkes yang memerlukan sesuai dengan laporan," ungkapnya.

Menkes menegaskan penyakit difteri yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia bukan wabah. Penyakit difteri masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB). Nila mengatakan, pemerintah telah melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan imunisasi melalui Outbreak Response Immunization (ORI).

"Begini, kalau KLB itu kan kalau ada satu kasus saja (laporan dari satu wilayah) itu disebut KLB, itu early warning jadi bukan wabah. Ini saya luruskan. Kita tahu ada satu kasus langsung sergap, jadi kita sudah lakukan ORI," ungkap Nila.

Kementerian Kesehatan juga telah menyediakan antidifteri serum (ADS) bagi pasien. ADS merupakan obat atau antibodi yang paling efektif pada pasien yang positif difteri. "Jadi serum itu kalau sudah sakit kita harus memberikan anti difteri serum, antibodi. Tapi kalau sudah sakit tapi takut berisiko, kita lakukan imunisasi atau vaksin," kata Nila.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, hingga Desember 2017, penyakit difteri terjadi sebanyak 153 kasus. Dari jumlah tersebut 14 pasien di antaranya meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Berdasarkan data, kata dia, kasus difteri terjadi di Kabupaten Purwakarta, Karawang, bekasi, Garut, dan Kota Bekasi serta Depok. Menurut dia, jika melihat peta penyebaran penyakit difteri terjadi di wilayah utara-barat yang sebagian besar daerah industri.

"Kami juga sedang menyelidiki apakah kawasan industri menjadi faktor merebaknya penyakit ini. Sebab, jika melihat peta penyebarannya terjadi di wilayah utara-barat," kata Dodo.

Dia mengungkapkan, kasus penyakit difteri pada 2017 mengalami peningkatan dibandingkan pada 2016lalu. Rendahnya warga yang mendapatkan imunisasi ADS juga diduga menjadi salah satu mudahnya pasien terjangkit.

"Dari kasus yang muncul hampir 2/3 nya memang tidak pernah mendapatkan imunisasi ADS. Khusus daerah yang banyak kasus kami langsung lakukan ORI," ungkap dia.
(poe)
Berita Terkait
51 Kasus Difteri Ditemukan...
51 Kasus Difteri Ditemukan di Jatim, Khofifah Instruksi Dinkes Lakukan Koordinasi Intensif
SMC RS Telogorejo Semarang...
SMC RS Telogorejo Semarang Luncurkan 3 Inovasi Pelayanan Kesehatan
Nyalakan Alarm Tanda...
Nyalakan Alarm Tanda Bahaya! 6 Daerah di Jabar Ditemukan Kasus Suspek Difteri
Kehadiran dan Ketersediaan...
Kehadiran dan Ketersediaan Layanan Kesehatan Dinilai Penting
Jabat Ketua PW IAMARSI,...
Jabat Ketua PW IAMARSI, Willi Putra Siap Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
26 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
4 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
4 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
Jamin Kesejahteraan...
Jamin Kesejahteraan Nelayan melalui Pemutihan Kredit Macet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved