Nyalakan Alarm Tanda Bahaya! 6 Daerah di Jabar Ditemukan Kasus Suspek Difteri
Sabtu, 25 Februari 2023 - 14:20 WIB
loading...
Penyebaran dan temuan kasus difteri ternyata tidak hanya terjadi di Garut. Sekitar 11 kasus suspek difteri ditemukan di tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat. Foto/iNews TV/Ervan Davids
A
A
A
BANDUNG - Penyebaran dan penemuan kasus difteri ternyata tidak hanya terjadi di Kabupaten Garut. Sekitar 11 kasus suspek difteri dari tujuh kabupaten/kota dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat.
Laporan kasus suspek difteri tersebut masuk dalam aplikasi pelaporan sepanjang Januari 2023. Namun, hingga kini kasus suspek difteri itu masih berstatus suspek.
Baca juga: Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap belasan kasus suspek difteri ini.
"Ada dari kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, KBB, Kota Bogor, dan Kota Sukabumi," kata Dewi, Sabtu (25/2/2023).
Dewi memaparkan, maksud suspek difteri adalah secara klinis dan fisik dari 11 laporan itu sudah mengarah ke difteri. Tetapi, masih menunggu hasil dari laboratorium, sehingga belum bisa sepenuhnya disebut difteri.
"Kalaupun negatif, tapi secara fisik dan klinisnya mengarah ke difteri berarti dia sudah difteri (terkena). Jadi suspek ini sebenarnya sudah difteri," paparnya.
Laporan kasus suspek difteri tersebut masuk dalam aplikasi pelaporan sepanjang Januari 2023. Namun, hingga kini kasus suspek difteri itu masih berstatus suspek.
Baca juga: Garut KLB Difteri, Kemenkes Beberkan Upaya Mencegah Penularan ke Wilayah Lain
Ketua Tim Surveilans Dinkes Jabar, Dewi Ambarwati mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap belasan kasus suspek difteri ini.
"Ada dari kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, KBB, Kota Bogor, dan Kota Sukabumi," kata Dewi, Sabtu (25/2/2023).
Dewi memaparkan, maksud suspek difteri adalah secara klinis dan fisik dari 11 laporan itu sudah mengarah ke difteri. Tetapi, masih menunggu hasil dari laboratorium, sehingga belum bisa sepenuhnya disebut difteri.
"Kalaupun negatif, tapi secara fisik dan klinisnya mengarah ke difteri berarti dia sudah difteri (terkena). Jadi suspek ini sebenarnya sudah difteri," paparnya.
Lihat Juga :