Pilih Ansor, Ketua KPU Purwakarta Mundur

Kamis, 14 Desember 2017 - 10:36 WIB
Pilih Ansor, Ketua KPU...
Pilih Ansor, Ketua KPU Purwakarta Mundur
A A A
PURWAKARTA - Ketua KPU Kabupaten Purwakarta Deni Ahmad Haidar akhirnya mundur dari lembaga penyelenggara pemilu dan memilih untuk tetap menjadi Ketua DPW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat.

Pengunduran itu sempat disampaikan dalam rapat Pleno KPU beberapa waktu lalu sebagai bentuk ketaatannya terhadap aturan yang melarang penyelenggara pemilu menjadi pengurus ormas tertentu.

Pengunduran Deni seperti itu pun disaat KPU Kabupaten Purwakarta sibuk dengan pelaksanaan tahapan Pilkada Purwakarta dan Pilgub Jabar, salah satunya proses verifikasi faktual untuk bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan. Sebagai pengganti, Ramlan Maulana secara definitif mengisi posisi ketua sepeninggal Deni Ahmad Haidar.

"Memang betul Pak Deni (Deni Ahmad Haidar) mengundurkan diri dalam rapat pleno. Namun tentu saja pengunduran diri itu tidak serta merta, sebab ada mekanisme bahwa yang nanti memutuskan diterima atau tidaknya pengunduran diri itu adalah KPU Provinsi Jawa Barat," ungkap Ramlan kepada SINDOnews, Rabu (13/11/2017).

Sebelum adanya surat keputusan, terang Ramlan, posisi Deni Ahmad Haidar menjadi komisioner. Namun setelah adanya keputusan pengunduran diri diterima, maka secara otomatis akan ada pergantian dari posisi keenam saat seleksi anggota KPU Purwakarta beberapa waktu lalu.

"Pada waktu itu yang lolos seleksi ada lima orang. Nah, ketika terjadi kekosongan maka yang posisi keenam menjadi calon anggota KPU yang baru. Namun hal itu tidak secara otomatis menjadi anggota, yang bersangkutan meski mengikuti uji kepatutan lagi," terang dia.

Sementara itu, Deni Ahmad Haidar menegaskan, keputusannya untuk mundur dari KPU sudah berdasarkan pertimbangan matang. Selain sebagai bentuk ketataan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab, baik UU Peraturan KPU mensyaratkan adamya larangan komisoner KPU merangkap sebagai pengurus ormas. Sementara dirinya saat ini menjadi Ketua DPW GP Ansor Jawa Barat.

"Berdasarkan pertimbangan dan konsultasi dengan para sesepuh, akhirnya saya menyatakan mundur dari KPU. Untuk selanjutnya akan konsentrasi mengurus Ansor. Namun sebelum adanya keputusan resmi dari KPU soal pengunduran diri, saya tetap memenuhi kewajiban sebagai komisoner di KPU Purwakarta," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Akibat COVID-19, Hari...
Akibat COVID-19, Hari Jadi Purwakarta Dirayakan Sebatas Rapat Paripurna DPRD
Bupati Warning Anggota...
Bupati Warning Anggota DPRD Purwakarta Tak Kunker Selama 10 Hari
Tungku Bijih Besi Meledak...
Tungku Bijih Besi Meledak Diduga Kelebihan Kapasitas
Dari 3 Warung Jamu di...
Dari 3 Warung Jamu di Purwakarta, Petugas Amankan Ratusan Botol Miras
Polres Purwakarta Rapid...
Polres Purwakarta Rapid Test Corona Tahanan Narkoba Secara Lantatur
Rapat Perubahan SOTK...
Rapat Perubahan SOTK di DPRD Purwakarta Alot terkait Urgensi dan Beban Anggaran
Berita Terkini
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved