Cerita Pagi

Asal Asul Mandailing, Sejarah dan Kebesaran Marga-marga

loading...
Asal Asul Mandailing, Sejarah dan Kebesaran Marga-marga
Asal Asul Mandailing, Sejarah dan Kebesaran Marga-marga
MANDAILING kini ramai diperbincangkan publik menyusul pernikahan puteri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, pemuda kelahiran Medan yang berasal dari etnis Mandailing.

Apa itu Mandailing dan bagaimana asal-usul marga yang dimilikinya? Cerita Pagi kali ini akan mengulasnya dari beberapa sumber dan literatur sejarah.

Penulis tidak bermaksud untuk membuka polemik terkait keberadaan etnis Mandailing dan suku Batak di Sumatera Utara mengingat struktur sosial di Sumatera Utara (Sumut) yang begitu kompleks. Meski banyak suku, agama, bahasa, adat istiadat, dan sub etnis maupun golongan, masyarakat Sumut tetap hidup rukun dan menjadi miniaturnya Indonesia.

Secara garis besar, Mandailing adalah salah satu suku yang banyak ditemui di utara Pulau Sumatera atau lebih spesifik berada di selatan Provinsi Sumut. Suku ini memiliki ikatan darah, nasab, bahasa, aksara, sistem sosial, kesenian, adat, dan kebiasaan tersendiri yang berbeda dengan Batak dan Melayu.



Generalisasi kata Batak terhadap etnis Mandailing umumnya tak dapat diterima oleh keturunan asli wilayah itu. Meski sebagian masih mengakui dirinya bagian dari suku Batak.

Abdur-Razzaq Lubis dalam bukunya “Mandailing-Batak-Malay: A People Defined and Divided. In: 'From Palermo to Penang: A Journey into Political Anthropology', University of Fribourg, 2010, mengemukakan, bahwa penjajahan Belanda di Sumatera menyebabkan Mandailing menjadi bagian dari Suku Batak berdasarkan aturan irisan yang dibuat untuk mengklasifikasi dan membuat tipologi.

Akibatnya Suku Mandailing melebur menjadi satu yang dinamai Suku Batak Mandailing di Indonesia dan Suku Melayu Mandailing di Malaysia.



Mengenai sejarah Mandailing, M Dolok Lubis dalam Bukunya “Mandailing; Sejarah, Adat dan Arsitektur Mandailing” menjelaskan bahwa keberadaan Mandailing sudah diperhitungkan sejak abad ke-14 dengan dicantumkannya nama Mandailing dalam sumpah Palapa Gajah Mada pada syair ke-13 Kakawin Negarakertagama hasil karya Prapanca sebagai daerah ekspansi Majapahit sekitar tahun 1287 Caka (1365) ke beberapa wilayah di luar Jawa.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top