Nurul Arifin Kaget Rekomendasi Golkar Jatuh ke Ridwan Kamil

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 14:21 WIB
Nurul Arifin Kaget Rekomendasi...
Nurul Arifin Kaget Rekomendasi Golkar Jatuh ke Ridwan Kamil
A A A
BANDUNG - Fungsionaris DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengaku terkejut saat menerima kabar partainya merekomendasikan Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien Syafiuddin sebagai cagub/cawagub di Pilgub Jabar 2018.

Bahkan, saking terkejutnya, dia sempat menelepon langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham untuk mengkonfirmasi kabar yang sudah tersebar di media massa itu. Nurul sendiri awalnya yakin, rekomendasi tersebut akan jatuh kepada Ketua DPD Partai Golkar Dedi Mulyadi.

"Sebenarnya sih saya berharap masih ada perubahan. Tetapi ternyata setelah saya konfirmasi, Pak Sekjen sudah melakukan press conference yang menyatakan bahwa rekomendasi Partai Golkar ke Ridwan Kamil sebagai calon gubernur dan Daniel Muttaqien sebagai calon wakil gubernur," tutur Nurul di sela-sela kegiatan Safari Budaya di Kelurahan Antapani, Kota Bandung, Jumat (27/10/2017) malam.

Diakui Nurul, keputusan tersebut tidak sesuai dengan harapan dirinya sebagai pengurus DPP Partai Golkar. Pasalnya, dia berpendapat, kader internal seharusnya diutamakan untuk menghadapi kontestasi politik.

Apalagi, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi dianggap berhasil menaikkan elektabilitas partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Saya berharap (rekomendasi) jatuhnya ke Kang Dedi. Kita inginnya kader internal, kemarin itu kan rekomendasi diberikan kepada Kang Dedi untuk penjajakan koalisi dan pasangan calon. Tapi ternyata, keputusannya seperti ini, saya kira DPP punya pertimbangan," ungkap calon wali kota Bandung itu.

Meski begitu, Nurul tetap memberikan semangat kepada Bupati Purwakarta itu agar terus memperjuangkan nilai-nilai perkaderan sesuai dengan mekanisme partai. Sebab, kata Nurul, Dedi Mulyadi kini tidak hanya mewakili kepentingan pribadi, melainkan masyarakat Jabar.

"Semoga Kang Dedi tidak berkecil hati karena saya tahu ini bukan semata-mata kepentingan Kang Dedi. Saya tahu banyak masyarakat yang mencintai Kang Dedi, beliau orangnya juga konsisten. Semoga bisa terus menjaga kekompakan Golkar karena elektabilitas Partai Golkar di Jawa Barat naik karena kerja keras beliau," paparnya.

Bahkan, lanjut Nurul, jika Dedi Mulyadi ingin menerima pinangan partai lain untuk maju di Pilgub Jabar, sebagai pribadi dan pengurus DPP Golkar, Nurul pun mempersilakan dengan catatan Dedi Mulyadi tidak keluar dari Partai Golkar.

"Saya memahami, itu hak pribadi Kang Dedi, tetapi saya berharap Kang Dedi tidak keluar dari Partai Golkar, masih sebagai kader," tandasnya.
(nag)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
Dedi Mulyadi Daftar...
Dedi Mulyadi Daftar Pilgub Jabar 27 Agustus Bareng R1, Apakah Erwan Setiawan?
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Masuk Bursa Pilgub Jabar,...
Masuk Bursa Pilgub Jabar, Cellica Memilih Fokus Bekerja
PDIP Bakal Usung Figur...
PDIP Bakal Usung Figur Kejutan di Pilgub Jabar, Siapa Itu?
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Paslon Cagub Jabar 2024, Ada yang dari SD hingga S3 di Luar Negeri
Berita Terkini
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
1 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
1 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
2 jam yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
3 jam yang lalu
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved