Jadi Korban Bully, Kapten Pilot Sambangi Bareskrim

Jum'at, 29 September 2017 - 23:38 WIB
Jadi Korban Bully, Kapten...
Jadi Korban Bully, Kapten Pilot Sambangi Bareskrim
A A A
JAKARTA - Seorang pemilik perusahaan pelatihan pilot Kapten Gema Goeryadi (31) mendatangi Bareskrim Polri guna menanyakan kepada penyidik terkait pelaporan dugaan perundungan pada Januari 2017 silam.

Kuasa Hukum Gema Hendry Indraguna mengatakan, ingin menindaklanjuti pelaporan yang sudah berbulan-bulan tak menemui kejelasan. "Kami menanyakan tindaklanjut tentang laporan kami pada Januari sampai Februari. Kepastian hukumnya sudah sampai mana tentang kasus pembulian pilot klien kami. Gema ini merasa di-bully dengan pilot senior yang bekerja di pesawat-pesawat besar," ucap Henry di Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jumat (29/9/2017).

Dia melanjutkan, perundungan dilakukan oleh tujuh orang terduga di media sosial Facebook. Mereka diketahui berinisial TSP, FJ, FR, ANP, L, R dan AAH. Henry menuturkan, mereka menuding kliennya sebagai seorang penipu lantaran perusahaan yang didirikan Gema mampu meluluskan calon pilot hanya dalam waktu 14 hari.

"Dibilang Gema itu singkatan dari 'genah maling'. Enggak boleh bicara gitu, apalagi di Facebook. Kami menduga ada tujuh nama yang dilaporkan kemarin," tuturnya. Setelah menemui penyidik, Henry menuturkan, Bareskrim Polri sudah memanggil sejumlah terduga yang saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Sementara itu, Gema menduga perundungan yang dilakukan oleh tujuh orang terduga erat kaitannya dengan persaingan bisnis. Dia pun menunjukan bukti bahwa perusahaan yang dipimpinnya sama sekali tak melakukan penipuan.

"Kenapa mereka mengatakan kami menipu? Karena kami sudah meluluskan pilot-pilot dalam waktu 14 hari. Semua bukti ada fotonya. Saya sendiri adalah pelatih instruktur di Amerika dan mereka mengatakan saya penipu itu yang akan kami ungkit," kata Gema.

Atas tudingan tersebut, ia mengaku mengalami kerugian baik dari segi immateriil maupun materiil. Pasalnya, banyak calon siswa yang telah mendaftar justru menarik diri dan batal ikut pelatihan.
(whb)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
9 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
11 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved