Tim Anti Mafia Tanah Datangi Ibu yang Digugat Anak Kandung

Sabtu, 23 September 2017 - 20:40 WIB
Tim Anti Mafia Tanah...
Tim Anti Mafia Tanah Datangi Ibu yang Digugat Anak Kandung
A A A
KEDIRI - Tim satgas anti mafia tanah dari Polda Jatim mendatangi rumah Sumiati (72), wanita yang digugat dua anak kandungnya sendiri soal tanah warisan di Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kedatangan tiga orang dari Polda ini untuk menelusuri lebih dalam terkait kronologi jual beli tanah, karena disinyalir anda unsur mafia tanah di dalamnya.

Tim khusus satgas mafia tanah datang atas perintah langsung dari Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin yang merasa simpatik terhadap Sumiati.

Berdasar wawancara singkat polisi dengan Sumiati dan Enik, polisi sempat menemukan sejumlah kejanggalan pada surat keputusan sidang eksekusi.

Nama dalam sertifikat pada tahun 1998 bukan lagi nama Muradi (alm) suami Sumiati, namun telah bernama Bambang padahal Enik Murtini melakukan transakasi hutang baru pada tahun 2011 serta masih banyak kejanggalan lain yang ditemukan.

"Mengenai beberapa temuan tersebut tim akan mengkaji bukti-bukti dan hasil wawancara dengan Sumiati dan Enik sebagai acuan langkah selanjutnya," ujar AKBP, Yudistira Midyaahwan, Katim satgas anti mafia tanah Polda Jatim.

Sementara dengan meneteskan air mata kesedihan Sumiati menceritakan kronologis kasu yang menimpanya. Menurutnya, kasus ini berawal ketika Sumiati dan anak bungsunya Enik Murtini berniat menggadaikan sertifikat rumah karena membutuhkan modal untuk usaha.

Rumah itu sendiri merupakan peninggalan dari Muradi atau warisan dari suami Sumiati yang sudah meninggal, mereka meminta bantuan seseorang bernama bambang untuk menggadaikan sertifikat itu.

Yang tak diketahui Sumiati dan Enik, ternyata Bambang membawa sertifikat itu ke sebuah bank di Kecamatan Gringging, Kabupaten Kediri untuk mengajukan pinjaman. "Padahal saya meminta agar sertifikat digadaikan ke individu atau orang lain," katanya.

Kemudian, dana segar cair senilai RP 120 juta, Enik mendapat Rp70 juta sementara bambang meminta RP 50 juta.

Dalam perjalanannya, ternyata utang itu belum terbayar lunas disaat jatuh tempo. Saat itulah Bambang mengatakan yang sejujurnya tetapi sudah terlambat karena bank mengeksekusi rumah itu dan melelangnya. Kini rumah warisan itu dimiliki oleh Dwi Bianto warga surabaya.

mengetahui hal itu, emmy dan Lalan yang juga anak Sumiati akhirnya mengajukan gugatan kepada Sumiati dan pihak lain yakni adiknya Enik Murtini dan dua saudaranya yang lain yakni Pujiono dan Hadi Suwandi.

Turut tergugat juga adalah Bambang yang berperan sebagai perantara pinjam ke bank. Kemudian petugas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan bank. Gugatan itu dilakukan karena Emmy dan Lalan merasa tidak diberitahu sebelumnya jika rumah itu telah dijaminkan di bank untuk mengajukan pinjaman.
(nag)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved