Diduga Ada Kekerasan, Kontras Investigasi Kasus Tahanan Tewas di Sel

Kamis, 07 September 2017 - 15:23 WIB
Diduga Ada Kekerasan,...
Diduga Ada Kekerasan, Kontras Investigasi Kasus Tahanan Tewas di Sel
A A A
TAPANULI SELATAN - Kasus kematian tahanan Ripzal Siregar (26) di sel Mapolsek Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), pada Senin 4 September 2017 lalu, masih menimbulkan tanda tanya. Komisi Untuk Tindakan Kekerasan Dan Orang Hilang (Kontras) berencana melakukan investigasi dalam waktu dekat.

Koordinator Kontras Sumut Amin Multazam mengatakan, ada indikasi kekerasan dialami warga Kampung Lama, Batangtoru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel itu sebelum ditemukan tewas, sesuai pengakuan keluarga. Kemudian, ada beberapa kejanggalan yang terjadi dalam kasus tersebut. Salah satunya, pengakuan polisi yang mengatakan Ripzal gantung diri dengan menggunakan kaos dalam. Sementara keterangan dari pihak keluarga atau istri Ripzal, suaminya itu tidak pernah suka menggunakan kaos dalam.

“Keterangan yang berbeda tersebut mengindikasikan adanya kekerasan sebelum korban ditemukan tewas. Berdasarkan pengakuan keluarga, Ripzal dianiaya oleh sejumlah oknum anggota polisi sebelum tewas. Latar belakang seperti inilah yang mendorong kami (Kontras) akan segera melakukan investigasi,” paparnya saat dihubungi Kamis (7/9/2017).

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada keterkaitan sejarah antara kematian Ripzal dan penyebab korban ditahan. Laki-laki anak satu itu ditahan karena berkelahi dengan salah seorang oknum polisi yang diduga bertugas di Mapolsek Batangtoru. Beberapa minggu setelah ditahan, Ripzal ditemukan tewas mendadak. Kondisi tersebut semakin mencurigakan karena pihak keluarga sudah berusaha untuk menyelesaikan masalah lewat perdamaian dan meminta maaf. Namun, tidak ada kepastian dari oknum polisi yang menjadi lawan Ripzal.

Amin Multazam juga meminta kepada pihak kepolisian agar tidak merekayasa kasus tersebut. Penegak hukum harus transparan dalam melakukan penyelidikan. “Kami ingatkan kepada polisi agar proses hukumnya harus tranparan, jangan ada yang ditutupi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) M Iqbal sebelumnya mengatakan, Ripzal tewas karena gantung diri. Peristiwa tersebut terungkap setelah petugas kepolisian menemukan dia sudah meregang nyawa. Selanjutnya, polisi langsung membawa jenazah ke RSUD Padangsidimpuan untuk divisum. “Dia ditemukan tewas karena gantung diri,” ujar M Iqbal.
(mcm)
Berita Terkait
Penggalian Makam Tahanan...
Penggalian Makam Tahanan Tewas di Polresta Banyumas
Seorang Tahanan Tewas...
Seorang Tahanan Tewas Dikeroyok 10 Orang Senasib di Sel Polres Klaten
Tahanan Narkoba Polsek...
Tahanan Narkoba Polsek Medan Kota Tewas di Sel, Wajah danTubuhnya Lebam
Ali Mahbub Tewas Usai...
Ali Mahbub Tewas Usai Lompat Kodok dan Disiksa di Kamar Mandi Oleh 10 Tahanan
Polda Sumsel Klaim Luka...
Polda Sumsel Klaim Luka Lebam pada Tahanan Meninggal Bukan Disiksa Polisi
Tahanan Kasus Penggelapan...
Tahanan Kasus Penggelapan Tewas Dikeroyok 13 Penghuni Sel di Deliserdang
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
29 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved