Bank Jatim Sharing Session, Tingkatkan Sinergi Antaranggota KUB

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:47 WIB
loading...
Bank Jatim Sharing Session,...
Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah membuka sharing session di bidang Human Capital di Hotel Bumi Surabaya. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Bank Jatim ) sukses menyelenggarakan sharing session di bidang human capital . Bertempat di Hotel Bumi Surabaya, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah.

Umi menjelaskan, melalui sharing session bertema Implementasi Sinergitas Antaranggota Kelompok Usaha Bank (KUB) Dalam Bidang Human Capital ini, diharapkan dapat memberikan ilmu tambahan serta menyamakan persepsi.

“Harapannya kita semua dapat menyamakan persepsi terkait beberapa hal, antara lain tentang penentuan Key Performance Indicator (KPI) pengurus, unit kerja, dan individu. Bank Jatim ingin dari lima bank anggota KUB yang bergabung dengan Bank Jatim diharapkan ada standarisasi,” katanya, Rabu (26/2/2025).

Adapun sesi yang dibahas yaitu Blueprint Human Capital, KPI Pengurus, Unit Kerja & Individu, Punishment, Remunerasi dan Pengembangan Karir, Kamus Kompetensi, serta Sinergi Human Capital Untuk Meningkatkan Kolaborasi Antar Anggota KUB.

Keenam hal tersebut merupakan komponen penting yang inline dengan masing-masing BPD. “Sharing session ini juga sebagai salah satu bentuk mewujudkan sinergitas kita dalam ber-KUB, diharapkan juga tidak ada ketimpangan ilmu, sehingga kita bisa menjadi bank yang besar,” ungkap Umi.

Sebagai bagian dari langkah strategis, Bank Jatim telah menjadi perusahaan induk terhadap 5 BPD melalui KUB. Yaitu Bank NTB Syariah, Bank Lampung, Bank NTT, Bank Banten, dan Bank Sultra. Seiring dengan pelaksanaan aksi korporasi KUB tersebut, Bank Jatim juga telah mempersiapkan diri melalui transformasi terhadap 5 pilar yang menjadi fundamental bisnis perseroan.

Yaitu peningkatan keunggulan di bidang human capital, penguatan struktur organisasi untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman yang diikuti dengan sinkronisasi prosedur yang lebih adaptif dengan tetap berasaskan pada kehati-hatian, dan peningkatan utilitas di aspek teknologi informasi. Selanjutnya pilar terakhir adalah implementasi aksi korporasi penyertaan modal untuk kebutuhan pembentukan KUB.

Diketahui, pada periode November 2024, aset Bank Jatim mencapai Rp109,09 triliun, penyaluran kredit
Rp63,90 triliun, penghimpunan dana pihak ketiga berada di angka Rp 87,96 triliun, dan laba sebesar Rp 1,02 triliun. Kemudian, inovasi layanan keuangan berkelanjutan dari Jconnect sukses mencatatkan angka pengguna sebanyak 811.575 user pada November 2024.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.3200 seconds (0.1#10.24)