Sindikat Pemalsu Dokumen Beraksi 5 Tahun, Libatkan Guru dan Pegawai BPR

Rabu, 09 Agustus 2017 - 13:20 WIB
Sindikat Pemalsu Dokumen...
Sindikat Pemalsu Dokumen Beraksi 5 Tahun, Libatkan Guru dan Pegawai BPR
A A A
BANDUNG - Sindikat pemalsu dokumen yang dibongkar Subdit I Ditreskrimum Polda Jawa Barat (Jabar) ternyata telah beraksi selama lima tahun. Komplotan yang diotaki oleh tersangka Marhain alias Atung (60) itu diduga telah membobol sejumlah bank perkreditan rakyat (BPR).

Berdasarkan penyelidikan polisi, komplotan ini juga memalsukan berbagai macam dokumen, antara lain, sertifikasi guru; ijazah SD, SMP, SMA, S1, dan S2, sertifikat tanah, akta jual beli (AJB), dan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik.

Saat ini, Subdit I Ditreskrimum Polda Jabar telah menetapkan 13 tersangka. Para tersangka terdiri atas oknum pegawai BPR dan oknum guru yang diduga sebagai koordinator. Selain itu, polisi mengamankan dua tersangka pelaku pemalsu dokumen Wawan Hermawan dan Yayan Taryana.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus ini terungkap setelah Polda Jabar menerima laporan dari salah satu pejabat BPR yang mengalami kebocoran dana mencapai Rp36 miliar. Dari laporan ini, Subdit I Ditreskrimum melakukan penyelidikan. Hasilnya, terungkap sertifikasi guru milik 345 guru di Jabar yang dijaminkan ke BPR semua palsu. Dari satu sertifikat palsu yang dijaminkan, para pelaku meraup uang Rp80 juta.

Untuk memuluskan aksinya, para pelaku sindikat pemalsu dokumen bekerja sama dengan sejumlah oknum guru yang bertugas sebagai koordinator dan oknum pegawai BPR. “Dari Rp80 juta per sertifikat, pembagiannya 20% atau Rp8 juta untuk guru pemilik sertifikat, Rp12 juta untuk yang memalsukan, dan sisanya dibagi-bagi,” kata Yusri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (9/8/2017).

Selanjutnya, kata Yusri, petugas melakukan pengembangan dengan menangkap Yayan Taryana pada Minggu 6 Agustus 2017. Kemudian petugas meringkus Wawan Hermawan di rumahnya, Jalan Mantang Blok L, Gang 2 Nomor 21 RT 04/07, Jakarta Utara, pada Selasa 8 Agustus 2017.

Petugas juga menggeledah rumah tersangka Marhain alias Atung di Jalan Mantang Blok L, Gang III Nomor 4 RT/05/12 Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Namun, Marhain telah melarikan diri. Selain Marhain, petugas sedang memburu Sutomo alias Tomo, warga Balendah, Kabupaten Bandung. ”Marhain dan Sutomo ini berperan sebagai pencetak dokumen palsu,” ujar Yusri.

Tak berhenti di situ, tutur Yueri, petugas lalu bergerak ke rumah kontrakan Marhain di Jalan Tubagus Angke Siaga 1, Nomor 179, Kecamatan Tambora pada Selasa 8 Agustus 2017. Ternyata, rumah kontrakan ini merupakan tempat pembuatan dokumen palsu, baik ijazah SD, SMP, SMA, perguruan tinggi S1, S2, sertifikat guru, sertifikat tanah, AJB, maupun KTP elektronik.

Polda Jabar menduga sindikat ini beroperasi di seluruh Indonesia. Sebab, polisi menemukan ribuan ijazah palsu seluruh sekolah dan perguruan tinggi di Tanah Air. “Ada orang yang memesan. Misalnya, pemesan ingin ijazah perguruan tinggi di Kalimantan. Tersangka tinggal meminta fotokopi ijazah, lalu membuat yang palsu dengan ciri fisik dokumen nyaris serupa dengan yang asli. Begitu pun sertifikat tanah dan dokumen lain,” paparnya.

Untuk membuat ijazah palsu, pelaku hanya menggunakan sablon dan printer. Namun, hasilnya persis sama dengan yang asli. Pembuatannya pun sangat rapi. “Mereka telah menyiapkan blangko ijazah dari tahun 2000 sampai 2017 ada,” ungkap dia.
(mcm)
Berita Terkait
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan SIM hingga Ijazah di Setiabudi
Polda Jatim Bekuk Komplotan...
Polda Jatim Bekuk Komplotan Pembuat Ijazah Palsu, Ditawarkan ke Pencari Kerja
Palsukan Dokumen, 4...
Palsukan Dokumen, 4 Orang Tak berkutik Diringkus Tim Opsnal Polresta Manado
Diselidiki Polda Jatim,...
Diselidiki Polda Jatim, Rektor Universitas Tri Tunggal: Ijazah Bupati Ponorogo Asli
Apakah Ijazah Palsu...
Apakah Ijazah Palsu Bisa Dipakai untuk Melamar Kerja? Ini Penjelasan Hukum dan Sanksinya
Apakah Ijazah Palsu...
Apakah Ijazah Palsu Bisa Dipidana? Begini Ancaman Hukumnya di Indonesia
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
1 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
1 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
5 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
5 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved