Ratusan Guru Dibekuk Polisi Terkait Kasus Ijazah Palsu

Selasa, 08 Agustus 2017 - 18:19 WIB
Ratusan Guru Dibekuk...
Ratusan Guru Dibekuk Polisi Terkait Kasus Ijazah Palsu
A A A
JAKARTA - Terbongkarnya kasus Ijazah Palsu bermula dari laporan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Provinsi Jawa Barat yang mengalami kebocoran hingga puluhan miliar rupiah. Setelah diselidiki, ratusan guru telah melakukan penggadaian sertifikat palsu kepada BPR.

"Uangnya telah diserahkan oleh pihak bank BPR. Setelah dicek, ternyata sertifikasi yang digadain palsu," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus di Gang Siaga I, RT9/4, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (8/8/2017).

Dari rentetan kasus itu, petugas mengamankan 300 guru, 13 orang tersangka, sedangkan 2 di antaranya merupakan pelaku utama yang berinisial TM dan YY. TM merupakan salah seorang yang berperan membuat ijazah, sedangkan YM berperan sebagai agen yang menghubungkan antara calon penggadai dengan pembuat ijazah.

"Lebih dari 300 guru yang ikut terlibat dalam pembuatan ijazah palsu ini," ujarnya. (Baca: Polisi Geledah Rumah Pembuat Ijazah Palsu di Tambora )

Sertifikasi guru yang digadaikan diketahui memiliki nilai Rp80 juta. Uang hasil gadai itu kemudian dibagikan kepada semua orang yang berperan pembuatan sertifikat hingga yang menggadaikan, beberapa orang di antaranya merupakan orang BPR.

"Pemilik sertifikat mendapatkan jatah sekitar 30% atau Rp20 juta, dan YY dapat Rp12 juta. Sisanya dibagi-bagi buat orang dalam," tuturnya.

Polisi, kata Yusri, mengaku masih mendalami kasus ini, satu orang pemilik rumah berinisial T jadi buruan Polda Jawa Barat.

Berdasarkan pantau di lokasi, rumah dengan 2 kamar di Gang Siaga I, RT9/4, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat digerebek Polda Jawa Barat dan bekerja sama dengan Polres Jakarta Barat. Dari lokasi penggerebekan, polisi juga mengamankan puluhan lembar ijazah palsu mulai dari universitas terkemuka, akte tanah, KTP, hingga SKCK.

Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya seperti pelat mesin print dan sejumlah alat untuk menyablon. Kemudian, kertas pembuatan ijazah dari beragam tahun, stempel hingga beragam lembar foto copy ijazah diduga asli.
(mhd)
Berita Terkait
Jan Hwa Diana Jadi Tersangka...
Jan Hwa Diana Jadi Tersangka Penggelapan, Polisi Amankan 108 Ijazah Karyawan
Gelapkan Rp1,7 Miliar,...
Gelapkan Rp1,7 Miliar, Aipda DS Dilaporkan di Propam Polda Sumsel
Terbukti Gelapkan Uang...
Terbukti Gelapkan Uang Jual Beli Kayu Rp3,6 Miliar, Bos PT DTA Divonis 1 Tahun
Diduga Lakukan Penipuan,...
Diduga Lakukan Penipuan, Pasutri Ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro
Ditipu Rp1,5 M, Pria...
Ditipu Rp1,5 M, Pria Asal Surabaya Langsung Polisikan Direktur 2 Perusahaan
Surat SP2HP Terbit,...
Surat SP2HP Terbit, Kuasa Hukum Pelapor: Hormati Proses Hukum yang Berjalan
Berita Terkini
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
15 menit yang lalu
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
15 menit yang lalu
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
29 menit yang lalu
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
48 menit yang lalu
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
1 jam yang lalu
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved