PKS Ogah Terpuruk Tiga Kali di Pilkada Kabupaten Bandung Barat

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 15:21 WIB
PKS Ogah Terpuruk Tiga...
PKS Ogah Terpuruk Tiga Kali di Pilkada Kabupaten Bandung Barat
A A A
BANDUNG BARAT - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengaku tidak mau kalah tiga kali beturut-turut dalam Pilkada KBB yang akan digelar tahun depan. Seperti diketahui di Pilkada KBB 2008 PKS mengusung Haris Yuliana-Agus Yasmin tapi kalah dari Abubakar-Ernawan yang diusung oleh PDIP dan Koalisi Kibar gabungan partai Islam.

Kemudian di 2013 PKS bersanding dengan Partai Demokrat dan mengusung Aep Nurdin-Kosasih. Namun kembali harus mengakui keunggulan pasangan Abubakar-Yayat T Soemitra yang diusung oleh PDIP.

Ketua DPD PKS KBB Rismanto mengaku dua kekalahan pada Pilkada 2008 dan 2013 menjadi pelajaran berharga. Untuk itu pihaknya sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan termasuk dalam menentukan figur yang akan dicalonkan nantinya. "Dua kekalahan itu memang membuat kami hati-hati karena kami berusaha tidak kalah untuk yang ketiga kalinya," tuturnya, Jumat (4/8/2017).

Menurutnya, PKS sedang menghitung peluang untuk membidik kemenangan. Salah satunya dengan menyiapkan kader internal yakni Ketua DPW PKS Jabar Bidang Kesra Didik Agus Triwiyono dan Ketua DPW PKS Jabar Bidang Pekerja Petani dan Nelayan Aep Nurdin untuk maju.

Secara matematis Pilkada KBB 2018 merupakan pertarungan terbuka. Pasalnya tidak ada figur incumbent yang maju, meskipun ada istri dari incumbent yang digadang-gadang akan maju. Oleh sebab itu secara teoritis persaingan tidak akan terlalu sulit jika harus melawan incumbent. "Peluang cukup terbuka tinggal bagaimana kami menggenjot elektabilitas dan popularitas figur yang kami usung agar siap bersaing," tandasnya.

Untuk itu pihaknya kini sedang rutin dan intensif menjalin komunikasi dengan berbagai partai guna membangun koalisi. Seperti dengan Gerindra yang secara historis dari pusat dan Jabar sudah terbangun baik. Begitu pun dengan partai lain karena dengan hanya memiliki empat kursi maka PKS wajib berkoalisi untuk mengusung calon.

"Intruksi dari pusat memang PKS dan Gerindra telah menjadi sekutu termasuk di Jabar. Ya itu tentu jadi prioritas bagi kami di KBB walaupun tetap kami harus menggandeng partai lainnya supaya memenuhi jumlah minimal kursi," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
PDIP Yakin Kans Hengki...
PDIP Yakin Kans Hengki di Pilkada Bandung Barat Sangat Besar
Survei Median: Tiga...
Survei Median: Tiga Paslon Bersaing Ketat di Pilkada Bandung Barat
Sesepuh Jabar Yakin...
Sesepuh Jabar Yakin DS-Syahrul Ubah Kabupaten Bandung Lebih Maju
Cabup Dadang Janjikan...
Cabup Dadang Janjikan Rp100 Miliar per Tahun untuk Guru Ngaji
Cawabup Bandung Lord...
Cawabup Bandung Lord Atep Makin Pede Blusukan Sapa Warga
Silaturahmi ke PCNU...
Silaturahmi ke PCNU KBB, Edi Rusyandi Minta Restu Maju Pilkada 2024
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
36 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
Susu Kecoa Diklaim Peneliti...
Susu Kecoa Diklaim Peneliti Tiga Kali Lebih Bergizi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved