Kak Seto Prihatin Bocah 4 Tahun Dianiaya di Mal

Senin, 15 Mei 2017 - 18:23 WIB
Kak Seto Prihatin Bocah...
Kak Seto Prihatin Bocah 4 Tahun Dianiaya di Mal
A A A
JAKARTA - Psikolog anak Seto Mulyadi (Kak Seto) prihatin dengan kasus penganiayaan yang dialami Ikbal (5) di sebuah mal di Jakarta Barat. Apalagi, pelaku masih berusia remaja pula.

Kak Seto mengatakan, dia sudah melihat tiga remaja yang melakukan penganiayaan pada Ikbal di Polsek Tambora, Jakarta Barat. Dia prihatin karena ketiga pelaku itu masih berusia remaja, dua pelaku, Yadi dan Yudi berumur 19 tahunan, sedang Ayu berusia 15 tahunan.

"Pertama harus dikoreksi, kenapa anak 15 tahun sudah bekerja di situ? Tak boleh harusnya karena belum cukup mental untuk menghadapi permasalahan atau kesulitan," ujarnya pada wartawan, Senin (15/5/2017).

Dia menerangkan, Yudi dan Yadi mengaku menyesal melakukan perbuatannya, keduanya terbawa emosi. Maka itu, kasus tersebut patut mendapatkan perhatian, khususnya dari perusahaan tempatnya bekerja untuk memperhatikan bagaimana cara menghadapi anak-anak.

"Pertama pelaku 15 tahun itu pakai sistem peradilan anak, beda dengan yang dewasa yang mana melakukan kekerasan fisik hukumannya 5 tahun penjara," katanya.

Menurutnya, pelaku yang masih remaja itu harus bisa direhabilitasi agar bisa mengendalikan emosionalnya dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Untuk perusahaan tempatnya bekerja, seharusnya bisa memberikan pelatihan-pelatihan terhadap cleaning servis atau office boy supaya betul-betul bisa membedakan anak dan orang dewasa sebelum mempekerjakannya.

"Kami berjanji pada ibu korban memberikan pendampingan psikologi jangan sampai trauma hingga mengganggu proses tumbuh kembangnya," jelasnya.

Selain itu, bebernya, pihaknya pun akan turut membantu pemulihan atas luka fisik yang diderita korban, luka pada bagian kepala dan tangannya yang patah. Pihaknya pun akan memonitor dan memastikan rumah sakit tempat korban dirawat memberikan pengobatan secara maksimal.

"Pendampingan psikologis itu penting agar ke depan, korban pun tidak sampai menjadi pelaku kekerasan terhadap orang lain akibat peristiwa yang dialaminya itu," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Berbulan-bulan Lihat...
Berbulan-bulan Lihat Dua Anaknya Dianiaya Istri, Pria Ini Akhirnya Tempuh Cara Ini
Pulih dari Trauma, RPP...
Pulih dari Trauma, RPP Korban Penganiayaan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM
Ibu Kandung dan Pacar...
Ibu Kandung dan Pacar Penganiaya Anak 5 Tahun Dibekuk Polisi
Nenek dan Tante Penganiaya...
Nenek dan Tante Penganiaya Gadis 7 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi
Anak Dianiaya Nenek...
Anak Dianiaya Nenek dan Tante, Ayah Malah Sebut Itu Bukan KDRT tapi Masalah Pendidikan
Medan Digemparkan Rekaman...
Medan Digemparkan Rekaman Aksi Kekerasan, 2 Pria Pukuli 2 Anak Yatim
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved