Jalan-jalan Sendiri di Taman Komodo, Warga Singapura Diserang Komodo

Rabu, 03 Mei 2017 - 14:42 WIB
Jalan-jalan Sendiri...
Jalan-jalan Sendiri di Taman Komodo, Warga Singapura Diserang Komodo
A A A
LABUAN BAJO - Loh Lee Aik seorang warga negara Singapura diserang komodo di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu pagi (3/5/2017). Akibat dari serangan komodo ini WNA tersebut mengalami luka gigitan yang cukup serius di kakinya.

Menurut Kasim, warga Pulau Komodo serangan terhadap warga Negara Singapura ini, akibat yang bersangkutan berjalan-jalan sendiri di dekat perkampungan di Desa Komodo yang masuk wilayah Taman Nasional Komodo.

Loh Lee Aik warga asal Singapura yang sedang duduk-duduk di bukit dekat perkampungan mendapat serangan mendadak dari seekor komodo yang cukup besar.

Karena kaget korban pun tidak bisa menghindar saat komodo menggigit kaki sebelah kirinya yang mengakibatkan betis kirinya mengalami luka yang cukup serius.

Untungnya korban berhasil mengusir komodo tersebut dan kemudian menyelamatkan diri ke perkampungan yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari tempat kejadian yang berbukit.

Korban pun kemudian dibawa oleh warga Kampung Komodo menuju Labuan Bajo dengan kapal nelayan berukuran kecil sebelum akhirnya dibantu tim Basarnas NTT yang mengevakuasinya dengan menggunakan kapal cepat Basarnas.

Berdasarkan keterangan warga Kampung Komodo dimana tempat korban menginap Loh Lee Aik sudah datang ke Kampung Komodo sejak Senin 1 Mei lalu.

Karena ada informasi bahwa ada kambing mati di dekat bukit di belakang Kampung Komodo korban pun berniat mencari bangkai kambing tersebut dengan harapan dapat mengabadikan gambar komodo yang lagi memakan bangkai kambing tersebut.

Namun nahas korban yang tanpa didampingi oleh warga atau guide di Taman Nasional Komodo kemudian sendiri berjalan yang kemudian terjadinya penyerangan oleh binatang purba ini.

Anehnya dari kejadian penyerangan komodo ini tidak satu pun pihak Balai Taman Nasional Komodo ikut megevakuasi warga negasa asal Singapura ini.

Bahkan kapal milik warga yang mengevakuasi pun cukup kecil padahal jarak tempuhnya bisa sampai empat jam menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Saat ini korban warga Singapura telah mendapatan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Siloam Labuan Bajo.
(sms)
Berita Terkait
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Hewan Dilindungi Elang...
Hewan Dilindungi Elang Bido Diselamatkan Komunitas Pecinta Rimba dan Satwa Liar
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Ratusan Burung Dilindungi...
Ratusan Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan
5 Jam Terjebak di Kabel...
5 Jam Terjebak di Kabel Aliran Listrik Tegangan Tinggi, Kukang Liar Berhasil Diselamatkan
Anak Iguana Merah Muda...
Anak Iguana Merah Muda Pertama Ditemukan di Pulau Galapagos
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved