Ratusan Burung Dilindungi Gagal Diselundupkan

Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:59 WIB
loading...
Ratusan Burung Dilindungi...
Penyelundupan burung dilindungi berhasil digagalkan petugas BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Jumat (10/7/2020) sore. (Foto/Ist)
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Penyelundupan burung dilindungi berhasil digagalkan petugas BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng di Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Jumat (10/7/2020) sore.

Sebanyak 273 ekor burung jenis Colibri, Kapas Tembak, Bentet, Cucak Hijau dan Murai Batu yang seyogyanya akan diselundupkan menuju Semarang Jawa Tengah menggunakan kapal laut.

“Saat petugas pelabuhan melakukan pengecekan truk yang akan masuk ke kapal tujuan Semarang Jawa Tengah didapati ratusan burung dilindungi ditumpukan barang truk fuso. Kemudian petugas tersebut melapor ke kami,” ujar Kepala Seksi BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, Dendi Setiadi, Sabtu (11/7/2020) sore. (BACA JUGA: Kelompok Cipayung Medan dan Bobby Nasution Bertemu, Ada Apa?)

Setelah petugas BKSDA datang di pelabuhan dan kemudian truk fuso tersebut dicek, ditemukan Cucak Hijau 46 ekor, Betet 56 ekor, Murai Batu 12 ekor, Kapas Tembak 3 ekor, Colibri 156 ekor.

“Total ada 273 ekor. Barang tersebut hanya dititip ke supir truk yang tidak diketahui orang yang menitipkan dan pelaku langsung kabur,” katanya.

Penyelundupan binatang dilindungi ini melanggar UU Konservasi SDA ab Ekosisem Nomor 5/1990, Pasal 21 ayat 2 huruf b. “Namun pemilik ratusan burung dilindungi ini masih dicari tim Gakum,” ujarnya. (BACA JUGA: Ratusan Rumah di Melawi Kalimantan Barat Terendam Banjir)

Ia melanjutkan, ratusan burung dilindungi tersebut pada Sabtu siang langsung dilepasliarkan ke SM Lamandau. Hal ini dilakukan supaya burung burung ini bisa kembali ke habitatnya. “Tadi pagi kita berangkat menuju SM Lamandau. Dari Pangkalan Bun perjalan dua jam dan langsung kita lepasliarkan siang tadi,” pungkasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Bea Cukai Langsa dan...
Bea Cukai Langsa dan Tim Gabungan Gagalkan Ekspor Ilegal Ratusan Satwa Dilindungi
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling,...
Bawa 30 Kg Sisik Trenggiling, Warga Bagan Hulu Diciduk Polda Riau
3 Orang Utan Kalimantan...
3 Orang Utan Kalimantan Jalani Proses Rehabilitasi
Koeksistensi Manusia-Orang...
Koeksistensi Manusia-Orang Utan Tapanuli Butuh Kolaborasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Kearifan Lokal Jembatan...
Kearifan Lokal Jembatan Koeksistensi Manusia dan Harimau Sumatra
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Rekomendasi
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
Berita Terkini
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved