Kepergok Curi Motor, Pemuda asal Lampung Dikeroyok Massa
Kamis, 02 Maret 2017 - 18:50 WIB
Kepergok Curi Motor, Pemuda asal Lampung Dikeroyok Massa
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Dedi Kumala (32) maling motor ini babak belur saat aksinya dipergoki korban di Perumahan Dasana Indah Blok TA 10 No 21, Kelapa Dua Tangerang. Dalam kondisi babak belur, Dedi diserahkan warga ke Polres Tangsel.
Kasubbag Humas Polres Tangsel AKP mansuri menerangkan, pencurian motor ini terjadi pada Selasa, 28 Februari 2017 lalu pada pukul 20.30 WIB. Saat itu korban Heriansyah (49) memarkirkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX B 6427 NWP.
"Ketika berada di dalam rumah, korban mendengar suara mencurigakan. Saat ke luar, pelaku berupaya mencuri motor tersebut," kata Mansuri kepada wartawan, Kamis (2/3/2017).
Mengetahui hal ini Heriansyah pun berteriak meminta pertolongan warga dan membuat pelaku panik. Sejumlah warga yang mengetahui hal tersebut bergegas keluar rumah dan mengepung pelaku.
Dalam hitungan menit, pelaku asal Lampung inipun dibekuk warga dan dihajar hingga babak belur. Usai dihakimi, pelaku diserahkan warga ke Polres Tangsel.
"Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini guna mengetahui komplotan lain," ujarnya. Dari tangan pelaku disita dua mata kunci letter T.
Kasubbag Humas Polres Tangsel AKP mansuri menerangkan, pencurian motor ini terjadi pada Selasa, 28 Februari 2017 lalu pada pukul 20.30 WIB. Saat itu korban Heriansyah (49) memarkirkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX B 6427 NWP.
"Ketika berada di dalam rumah, korban mendengar suara mencurigakan. Saat ke luar, pelaku berupaya mencuri motor tersebut," kata Mansuri kepada wartawan, Kamis (2/3/2017).
Mengetahui hal ini Heriansyah pun berteriak meminta pertolongan warga dan membuat pelaku panik. Sejumlah warga yang mengetahui hal tersebut bergegas keluar rumah dan mengepung pelaku.
Dalam hitungan menit, pelaku asal Lampung inipun dibekuk warga dan dihajar hingga babak belur. Usai dihakimi, pelaku diserahkan warga ke Polres Tangsel.
"Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini guna mengetahui komplotan lain," ujarnya. Dari tangan pelaku disita dua mata kunci letter T.
(whb)